RI Undang Lima Kepala Negara ke ASEAN Leaders Gathering

Minggu, 01 April 2018 - 10:01 WIB
RI Undang Lima Kepala...
RI Undang Lima Kepala Negara ke ASEAN Leaders Gathering
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan pada 26-28 Maret 2018 melakukan perjalanan ke lima negara ASEAN yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Dalam lawatannya tersebut, mantan Kepala Staf Kepresidenan ini bertemu dengan PM Prayut Chan-O-Cha di Bangkok, Thailand; PM Hun Sen di Phnom Penh, Kamboja; PM Najib Abdul Razak di Kuala Lumpur, Malaysia; PMNguyen Xuan Phuc di Hanoi, Vietnam dan PM Lee Hsien Loong di Singapura. Pertemuan tersebut untuk menyampaikan undangan dari Presiden Joko Widodo kepada para kepala negara tersebut guna menghadiri ASEAN Leaders gathering (ALg) yang akan diselenggarkan di sela-sela pertemuan tahunan IMF-Wold Bank pada 11 Oktober 2018.

"Saya cukup terkejut bahwa semua kepala negara yang saya temui mengatakan kekagumannya kepada kepemimpinan Presiden Joko Widodo, serta bagaimana Presiden bisa mengelola perekonomian di bidang kemaritiman," katanya melalui pers rilis, Minggu (1/4/2018).

Di bagian lain, Luhut pun menyatakan kekagumannya dengan keberhasilan negara-negara tersebut untuk bangkit dari krisis. Menurut Luhut, Indonesia perlu belajar dari negara tersebut untuk mengurangi jumlah penduduk miskin. "Kita harus belajar dari mereka bagaimana mereka dapat mengurangi jumlah penduduk miskin dan mengelola kelebihan jumlah penduduk. Jadi kami saling mengagumi," imbuh dia.

Dalam setiap pertemuan tentunya dibicarakan juga hal-hal yang menyangkut hubungan bilateral, seperti di Vietnam, Menko Luhut dan PM Nguyen membicarakan nelayan-nelayan kecil Vietnam yang tertangkap di perairan Indonesia. Sementara dengan PM Najib membicarakan kampanye untuk menghadapi proposal parlemen Eropa untuk mengeluarkan komoditas sawit dari sumber bahan bakar nabati Eropa pada tahun 2021.

Selain itu, dengan PM Prayuth dibicarakan upaya peningkatan hubungan bilateral di sektor perikanan, investasi migas, dan kerja sama pertahanan dan kemaritiman, dengan PM Hun Sen Menko Luhut membicarakan kerja sama sektor pertanian untuk mendukung ketahanan pangan diantaranya, melalui investasi Indonesia pada fasilitas pemrosesan padi di Kamboja.

Lima pemimpin ASEAN tersebut mengatakan kesediaannya untuk hadir pada pertemuan yang bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia, keberhasilan negara-negara ASEAN keluar dari krisis ekonomi di tahun 1998. Melalui forum ini juga, Indonesia ingin menunjukkan solidaritas ASEAN kepada peserta dari 189 negara yang menghadiri perhelatan tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
7 Organisasi Internasional...
7 Organisasi Internasional yang Akan Hadir di KTT ASEAN Jakarta 2023, Ada PBB hingga IMF
Seumuran dan Sama-sama...
Seumuran dan Sama-sama Pemberi Pinjaman, Ini Perbedaan IMF dan Bank Dunia
Jokowi Bertemu Presiden...
Jokowi Bertemu Presiden World Bank hingga Managing Director IMF di Istana
Skandal Bank Dunia dengan...
Skandal Bank Dunia dengan China Guncang Investor
Hadiri Annual Leaders...
Hadiri Annual Leaders Meeting 2023, Jokowi Tiba di Sydney
Perkuat Strategi Bisnis...
Perkuat Strategi Bisnis Asuransi, MDRT Gelar Annual Meeting Virtual 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved