Rupiah Awal Pekan Ditutup Melesat Saat USD Stabil Lawan Yen

Senin, 02 April 2018 - 17:01 WIB
Rupiah Awal Pekan Ditutup...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Melesat Saat USD Stabil Lawan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi sore perdagangan, Senin (2/4/2018) masih terus melesat untuk menjadi sinyal perbaikan di awal pekan. Pulihnya mata uang Garuda terjadi saat dolar bergerak stabil saat melawan Yen Jepang.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hingga sesi perdagangan sore semakin membaik di posisi Rp13.749/USD dibanding penutupan sebelumnya Rp13.760/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.738-Rp13.760/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.753/USD dimana terus meningkat dari penutupan tengah pekan kemarin sebelum libur panjang pada posisi Rp13.766/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.736-Rp13.764/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini terbebani pada level Rp13.770/USD. Sedangkan berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.750/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus membaik dibandingkan sebelumnya Rp13.756/USD.

Dilansir Reuters hari ini, dolar hingga perdagangan sore di awal pekan terlihat stabil saat berhadapan dengan Yen Jepang pada level 106,350. Sedangkan euro hampir tidak berubah di posisi 1,2317 terhadap USD.

Greenback yang mengukur dolar terhadap mata uang utama lainnya telah memperoleh tambahan 0,6% terhadap enam mata uang utama pekan lalu, dibantu oleh kemajuan isu-isu terkait dengan Korea Utara. Namun indeks USD masih turun lebih dari 2% pada kuartal terakhir untuk menandai penurunan beruntun selama lima kuartal.

"Daftar indikator penting akan dirilis minggu ini, yang dapat membantu sentimen pasar tetap meskipun kekhawatiran perdagangan AS-China dan risiko geopolitik lainnya sudah terlalu lama masih membayangi," terang Presiden FPG Securities Koji Fukaya di Tokyo.

Data AS yang dijadwalkan minggu ini termasuk indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM), indeks ISM non-manufaktur hari Rabu dan laporan penghasilan non-pertanian pada hari Jumat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
28 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
49 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
56 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
Dunia Habiskan Ratusan...
Dunia Habiskan Ratusan Kuadriliun Rupiah Lawan Dampak Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved