IHSG Berakhir Menguat ke Level 6.246 Iringi Lompatan Bursa Asia

Senin, 09 April 2018 - 16:43 WIB
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat ke Level 6.246 Iringi Lompatan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (9/4/2018) berakhir menguat untuk mengiringi lompatan bursa utama Asia. IHSG ditutup meningkat 71,08 poin atau 1,15% ke level 6.246,13.

IHSG pada perdagangan sesi I perdagangan naik 31,133 poin (0,504%) menjadi 6.206,18 poin dibandingkan penutupan Jumat (6/4) di posisi 6.175,05 poin. Sedangkan pagi tadi IHSG dibuka menguat 8,767 poin atau setara 0,142% ke posisi 6.183.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore tanpa terkecuali semua terapresiasi dipimpin kenaikan tertinggi sektor aneka industri mencapai 2,49% diikuti perkebunan melesat 2,38%. Ditambah lonjakan juga terjadi pada infrastruktur serta industri dasar yang masing-masing naik 1,90% dan 1,87%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,00 triliun dengan 12,44 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp26,63 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,49 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,52 triliun. Tercatat sebesar 220 saham menguat, 169 melemah dan 120 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp74.200, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp225 ke level Rp7.750 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melonjak Rp200 menjadi Rp8.500.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) turun Rp690 menjadi Rp3.200, PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) melemah Rp105 menjadi Rp1.765 serta PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menyusut Rp90 ke posisi Rp1,170.

Kebanyakan pasar saham di wilayah Asia berakhir lebih tinggi pada perdagangan awal pekan hari ini, seperti dilansir CNBC ketika pasar mengabaikan penurunan yang terlihat pada bursa saham AS. Lonjakan ini terjadi ketika dalam sepekan terakhir, pasar saham dipengaruhi perkembangan situasi perdagangan Amerika Serikat dan China.

Indeks Nikkei Jepang tercatat mencetak kenaikan tipis 0,51% atau 110,74 poin hingga ditutup pada level 21.678,26 usai sempat bergelombang di pagi hari. Topix yang lebih luas juga bangkit dari kerugian awal dengan tambahan 0,38% di tengah penurunan subindex migas dan batu bara, namun diimbangi keuntungan sektor keuangan.

Lonjakan juga terlihat pada indeks Kospi di Korea Selatan mencapai sebesar 0,6% untuk menutup perdagangan pada posisi 2.444,08. Sektor teknologi memberikan dorongan besar saat Samsung Electronics naik 1,65% sedangkan Posco berakhir turun 1,88%.

Pada daratan China yang lebih besar juga melompat cukup tinggi. Indeks Hang Seng, Hong Kong menghijau di level 30.229,58 hingga sesi sore perdagangan lewat usai memperoleh tambahan 384,64 poin yang setara dengan 1,29%.

Selanjutnya komposit Shanghai yang mencetak kinerja positif usai naik tipis 0,26% menjadi 3.139,33 dan komposit Shenzhen bertahan lebih tinggi 0,1% ke level 1.831,83. Sementara itu bursa saham Australia, ASX 200 meningkat 0,35% menjadi 5.808,70 ketika semua subindeks melesat terkecuali sektor energi.

Indeks saham MSCI di Asia Pasifik kecuali Jepang naik 0,64% pada perdagangan sore. Kenaikan tersebut terjadi meskipun penurunan tajam menimpa bursa saham AS pada Jumat di tengah kekhawatiran perdagangan. Rata-rata industri Dow Jones ditutup di wilayah koreksi, jatuh 2,34% atau 572,46 poin hingga ditutup pada posisi 23.932,76.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
28 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
49 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
56 menit yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved