Lion Air Beli 50 Pesawat Boeing 737 MAX 10 Rp84 Triliun

Selasa, 10 April 2018 - 16:46 WIB
Lion Air Beli 50 Pesawat...
Lion Air Beli 50 Pesawat Boeing 737 MAX 10 Rp84 Triliun
A A A
JAKARTA - Lion Air Group hari ini meresmikan pembelian 50 unit pesawat Boeing 737 MAX 10, yang merupakan pesawat penumpang keluaran terbaru dari produsen pesawat Amerika Serikat (AS), Boeing. Pesawat ini merupakan jet berlorong tunggal (single aisle) keluaran terbaru paling efisien dan menguntungkan di industri penerbangan.

Chief Executive Officer (CEO) Lion Air Group Edward Sirait menyebutkan, kontrak pembelian 50 pesawat tersebut bernilai sekitar USD6,24 miliar atau sekitar Rp84 triliun (kurs Rp13.500 per dolar AS). Nominal tersebut menjadikan Lion Air sebagai pelanggan Boeing dengan pemesanan pesawat terbesar untuk jenis MAX 10 hingga saat ini.

"Pembelian ini merupakan kelanjutan dari komitmen Boeing dan Lion Air Group di Paris Air Show 2017," ujar Edward di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, pengadaan Boeing 737 MAX ini merupakan wujud keseriusan perusahaan yang mempunyai program dalam menyediakan armada dengan mengandalkan pesawat generasi paling baru, modern, berteknologi tinggi dan berusia muda.

Lion Air Group, kata dia, menjadi pelanggan pertama yang melakukan pembelian versi terbaru Boeing 737 MAX 10. Pesawat ini menurutnya memberikan keuntungan lebih karena memiliki tingkat efisiensi tinggi dari segi bahan bakar, biaya operasional dan sangat sesuai dengan perkembangan armada yang semakin canggih.

"Kami bangga dapat melanjutkan inovasi dan revitalisasi grup Lion Air dengan kembali mencatatkan tonggak sejarah di industri ini karena kami kembali menjadi yang pertama dalam hal penggunaan teknologi pesawat terbaru," tuturnya.

Edward menambahkan, Boeing 737 MAX merupakan kombinasi sempurna dari jet lorong tunggal dan akan menjadi pesawat yang ideal seiring dengan strategi pertumbuhan Lion Air Group. Boeing 737 MA 10 akan melengkapi MAX 8 dan MAX 9 yang telah dioperasikan grup.

"Keluarga MAX akan memberikan solusi bagi Lion Air Group sejalan ekspansi bisnis dasn komitmen dalam menyediakan layanan dengan mengedepankan kenyamanan tertinggi bagi pelanggan selama perjalanan udara, terutama di kawasan Asia Tenggara. Kami akan terus memimpin pasar aviasi dengan kesungguhan memberikan yang terbaik," tandasnya.

Sementara itu Senior Vice President Asia Pacific & India Sales Boeing Commercial Airplanes Dinesh Keskar mengaku bangga karena Lion Air Group merupakan salah satu maskapai yang paling inovatif dan tengah berkembang pesat. Dia mengapresiasi Lion Air yang kembali memberikan kepercayaan kepada Boeing untuk penyediaan armada pesawatnya.

"Dengan 737 MA 10, Lion Air akan memiliki serangkaian pilihan armada yang efisien dan andal untuk mengoptimalkan jaringannya dalam melayani pelanggan sekaligus meningkatkan keuntungan," pungkas dia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Viral Jendela Boeing...
Viral Jendela Boeing Lepas Saat Terbang, Kemenhub Kandangkan Sejumlah Pesawat Lion Air
Boeing Diminta Mengaku...
Boeing Diminta Mengaku Bersalah Atas Tragedi 737 MAX Lion Air atau Diadili
AS: Boeing Dapat Dituntut...
AS: Boeing Dapat Dituntut atas Tragedi 737 MAX yang Tewaskan 346 Orang, Termasuk Lion Air di Indonesia
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Diperiksa 12 Jam, Mantan...
Diperiksa 12 Jam, Mantan Presiden ACT Mengaku Ditanya Soal Boeing
Pesawat Boeing 737-9...
Pesawat Boeing 737-9 MAX Dilarang Terbang, Begini Respons Lion Air
Berita Terkini
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
7 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
9 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
9 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
9 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved