Ikhtiar Pemerintah Melepaskan Jerat Lower Middle Income

Jum'at, 13 April 2018 - 03:08 WIB
Ikhtiar Pemerintah Melepaskan...
Ikhtiar Pemerintah Melepaskan Jerat Lower Middle Income
A A A
BATAM - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, maka pemerintah bakal terus meningkatkan sektor industri. "Ini menjadi concern pemerintah, bagaimana supaya sektor industri ini bisa kembali ke masa jayanya," ujar Deputi Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir di Batam, Kamis (12/4/2018).

Menurut Iskandar, dengan peningkatan sektor industri, diharapkan Indonesia tidak terjebak dalam kategori negara berpenghasilan menengah tingkat bawah atau dikenal dengan Lower Middle Income. Pasalnya, Indonesia masih sejajar dengan beberapa negara yang masuk kategori ini.

"Kita ingin menggerakan sektor industri biar pendapatan meningkat. Kalau pendapatan tinggi, kita tidak terjebak dalam kelas menengah alias middle income trap itu. Jadi pertumbuhan sektor industri harus lebih besar dari ekonomi. Kita terbalik, pertumbuhan sektor lain lebih cepat dari industrinya," terang dia.

Dalam kesempatan sama, Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menginginkan agar neraca perdagangan dan neraca berjalan Indonesia harus dalam kondisi surplus. Agar Indonesia bisa menjadi negara berpenghasilan menengah tingkat atas atau higher middle income country.

"Harus masuk dalam satu level di mana neraca perdagangan dan neraca berjalannya ada di level defisit minimal atau surplus. Jadi neraca berjalannya sudah surplus," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Ungkap Enam Sektor...
Luhut Ungkap Enam Sektor Kontributor Utama PDB Nasional Melambat
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Sektor Pertambangan,...
Sektor Pertambangan, Perkebunan dan Konstruksi Siap Dibuka Saat New Normal
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
8 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
21 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
34 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
45 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved