Manis Pahit Automasi Industri

Senin, 16 April 2018 - 21:00 WIB
Manis Pahit Automasi...
Manis Pahit Automasi Industri
A A A
SEORANG pemimpin memang wajib untuk selalu menunjukkan sikap optimisme. Nah, itulah yang diperlihatkan oleh Presiden Joko Widodo terkait peluncuran peta jalan (roadmap) industri 4.0 belum lama ini. Peta jalan tersebut diberi label Making Indonesia 4.0. Presiden berpandangan bahwa industri 4.0 yang akan digalakkan di Tanah Air akan membawa banyak dampak positif.

"Kalau yang ini, saya enggak percaya. Kalau yang pesimistis-pesimistis itu, saya enggak percaya," kata Jokowi. Pernyataan Jokowi itu dilontarkan untuk menanggapi hasil laporan Mckinsey Global Institute yang rilis November tahun lalu. Dalam laporan itu, McKinsey memperkirakan pada 2030 akan ada 800 juta orang di dunia yang kehilangan pekerjaannya karena diambil alih oleh robot dan teknologi automasi. Jumlah itu setara seperlima dari angkatan kerja global saat ini.

Jokowi justru meyakini lapangan kerja akan berkembang lebih banyak dengan adanya revolusi industri 4.0. "Saya lebih percaya revolusi industri akan melahirkan jauh lebih banyak lapangan kerja baru ketimbang lapangan kerja yang akan hilang," katanya.

Penjelasan akan terciptanya lapangan pekerjaan dari dampak industri 4.0 datang dari Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian. Menurutnya, peta jalan industri 4.0 sangat menjanjikan untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak 7–19 juta orang hingga 2030. Angka itu adalah imbas dari penambahan, baik di sektor manufaktur maupun nonmanufaktur. "Sebagai akibat dari permintaan ekspor yang lebih besar," katanya di hari yang sama.

Pemerintah sendiri mengharapkan peningkatan ekspor bisa menyentuh angka 10% dari PDB lewat penerapan industri 4.0. Indonesia memang harus terus mengejar pertumbuhan ekspor mengingat negara-negara tetangga juga mulai mendorong ekspor untuk menggenjot pertumbuhan ekonominya. Apalagi, saat ini dan ke depannya, akan ada peningkatan permintaan di tingkat global.

Lalu bagaimana hitung-hitungan pemerintah terkait revolusi inudstri 4.0? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 07/VII/2018 yang terbit Senin (16/4/2018) hari ini.

Manis Pahit Automasi Industri
(amm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berbagai Terobosan Berbasis...
Berbagai Terobosan Berbasis Sumber Daya Demi Masa Depan Tak Terbatas
Implementasi Industri...
Implementasi Industri 4.0 Jadi Strategi Tepat Dorong Pemulihan
Teknologi Digital Datangkan...
Teknologi Digital Datangkan Cuan, Sektor Industri Jangan Gaptek
Naganaya Indonesia-Kemenperin...
Naganaya Indonesia-Kemenperin Gelar Webinar Nasib Industri 4.0
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
13 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
30 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved