Tahun Ini, Industri Furnitur Diyakini Tumbuh Pesat

Jum'at, 20 April 2018 - 14:12 WIB
Tahun Ini, Industri...
Tahun Ini, Industri Furnitur Diyakini Tumbuh Pesat
A A A
JAKARTA - Industri furnitur di Indonesia selama ini menjadi bisnis yang menguntungkan. Kebutuhan furnitur di dalam negeri selalu meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan mulai membaiknya bisnis properti di Indonesia. Saat ini, produk furnitur yang diminati masyarakat yakni yang memiliki daya tahan lama.

"Pembelian furnitur umumnya dilakukan dengan ekspektasi penggunaan minimal sampai 10 tahun. Furnitur yang baik harus punya staying power, dalam segi rancangan maupun ketahanan produk. Mereka tidak kehilangan valuenya meskipun dalam rentang waktu yang panjang," ujar Adriansyah, marketing direktur PT Panel Asri Perkasa di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Seiring peningkatakan kualitas hidup masyarakat yang berubah, juga berdampak pada tren desain furnitur. Produsen Metric Premium Cabinetry System ini menilai, masyarakat kini menjadi lebih cerdas dan lebih terbuka terhadap personalized custom furnitur.

"Konsumen kini menyadari bagaimana furnitur mampu berfungsi sebagai sebuah investasi jangka panjang yang layak untuk turut diperhitungkan dan direncanakan pembeliannya. Sama seperti saat membeli kendaraan mewah, atau aset lain seperti berlian, real estat hingga karya seni," kata Adriansyah.

Menurut dia, Metric berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu market leader di industri pantry. Pada 2006, Metric merambah bidang lain di dalam interior ruangan juga yaitu wardrobe, living room, dan bedroom set.

Didukung oleh pabrik modern berskala besar dan 13 showroom yang tersebar di seluruh Indonesia. Kini dikenal sebagai perusahaan yang ahli dalam pembuatan sistem kabinet. Sejak resmi berdiri tahun 1994, Metric selalu berkomitmen mengedepankan desain yang inovatif, kualitas produk dan layanan, serta fokus terhadap pelayanan purna jual produknya.

Di tahun 2018 ini, Metric meluncurkan produk furnitur lepasan (loose furniture) untuk melengkapi kebutuhan pelanggan yang menginginkan produk loose furniture. Sebelumnya, Metric mengeluarkan Produk FM Series (fix module series).

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menargetkan industri mebel dapat tumbuh hingga 16% pada tahun ini. Perkembangan industri furniture dan kerajinan di Indonesia dari tahun ke tahun, masih cukup menggembirakan walaupun menghadapi kondisi pasar global yang penuh tantangan.

Dukungan pemerintah memiliki peran yang penting bagi pengembangan industri mebel dan kerajinan. Beberapa hal yang dibutuhkan antara lain perizinan yang lebih mudah, dan koordinasi antar badan dan instansi dengan industri.

Dukungan pemerintah terhadap pengembangan industri mebel dan kerajinan nasional dalam meningkatkan daya saing di era perdagangan bebas saat ini, membuat pelaku industri mebel dan kerajinan optimistis. Dalam empat tahun ke depan, HIMKI yakin industri mebel nasional dapat tumbuh USD5 miliar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Dorong Transformasi,...
Dorong Transformasi, Nilai Ekspor Mebel dan Kerajinan Jepara Tembus Rp5 Triliun
AS Pasar Utama Ekspor...
AS Pasar Utama Ekspor Mebel Indonesia, Tarif Terbaru Trump Bisa Berdampak Buruk
HIMKI Ungkap Potensi...
HIMKI Ungkap Potensi Banten dalam Memperkuat Industri Mebel Nasional
Industri Mebel dan Kerajinan...
Industri Mebel dan Kerajinan Nasional Terpukul Regulasi Pemerintah
Ekspor Furnitur Indonesia...
Ekspor Furnitur Indonesia Masih Keok oleh Malaysia, Apalagi Vietnam
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved