Genjot Ekspor, Kemendag Siapkan Misi Dagang ke Bangladesh

Senin, 23 April 2018 - 10:15 WIB
Genjot Ekspor, Kemendag...
Genjot Ekspor, Kemendag Siapkan Misi Dagang ke Bangladesh
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperkuat penetrasi pasar nontradisional ke Asia Selatan. Salah satunya melalui kegiatan misi dagang Bangladesh yang akan dilaksanakan pada 26-28 April 2018 mendatang.

"Bangladesh merupakan pasar nontradisional yang sangat potensial bagi ekspor Indonesia. Dengan jumlah peduduk yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, telah tercipta 20-25% golongan menengah yang merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk membuka pasar lebih lebar," kata Direktur Jenderal PEN Arlinda dalam siaran pers yang diterima SINDOnews di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Arlinda menuturkan, peluang dan potensi pasar Bangladesh ini yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kenegaraan Januari silam. Presiden berkomitmen melakukan kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Bangladesh sekaligus turut membantu negeri ini menjadi negara berkembang.

Dalam misi dagang Bangladesh, Kemendag akan membawa sejumlah perusahaan besar dari berbagai sektor seperti sawit, fashion, makanan dan minuman, automotif, BUMN, jasa, furnitur, dan instansi daerah. Hingga saat ini, sejumlah 46 perusahaan telah memastikan turut mengemban misi perdagangan dengan delegasi sebanyak 96 peserta.

Para pengusaha ini telah menjalin komunikasi dagang dengan 122 buyer Bangladesh, terdiri atas 103 perusahaan importir dan 19 delegasi Kamar Dagang dan Industri Bangladesh. Ditjen PEN juga telah mengagendakan pertemuan penting para pengusaha kedua negara dalam sejumlah kegiatan seperti Business Forum dan Business Matching serta kunjungan ke importir minyak kelapa sawit, Meghna Group of Industries (MGI).

MGI merupakan salah satu perusahaan konglomerat terbesar dan terkemuka di Bangladesh. Dengan omzet USD2 miliar dan aset USD1 miliar, MGI saat ini mengoperasikan 32 perusahaan dan 30 industri termasuk pengolahan minyak nabati, yaitu Tanveer Oil Mills Ltd.

Di bidang investasi, Bangladesh menawarkan iklim bisnis yang menguntungkan dengan adanya fasilitas Bangladesh Economic Zone dan kebijakan pemerintah yang mendukung sektor bisnis. Pemerintah Bangladesh juga memberikan berbagai insentif di sektor industri melalui mekanisme kerja sama pemerintah dan swasta. Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan iklim investasi yang menguntungkan, prospek ekonomi dan bisnis di Bangladesh sangat luas.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mendag: RI Bukukan Potensi...
Mendag: RI Bukukan Potensi Ekspor Rempah Rp9,6 Miliar
Tingkatkan Neraca Dagang,...
Tingkatkan Neraca Dagang, Mendag Dobrak Ekspor Pangan Olahan
Safeguard Dicabut, Indonesia...
Safeguard Dicabut, Indonesia Akan Genjot Ekspor Pupuk ke Ukraina
Dongkrak Ekspor, Mendag...
Dongkrak Ekspor, Mendag Obral Dua Beleid Sekaligus
Mendag Minta Para Pelaku...
Mendag Minta Para Pelaku Usaha Gerak Cepat Genjot Ekspor ke Pasar Global
Kemendag Perkuat Produk...
Kemendag Perkuat Produk Ekspor Indonesia di Luar Negeri
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
5 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved