Warren Buffett: Perang Dagang AS-China Adalah Sebuah Kebodohan

Minggu, 06 Mei 2018 - 06:28 WIB
Warren Buffett: Perang...
Warren Buffett: Perang Dagang AS-China Adalah Sebuah Kebodohan
A A A
OMAHA - Milarder kenamaan Warren Buffett mengatakan perang dagang yang dilakukan Amerika Serikat dan China selama ini, merupakan hal yang sangat bodoh. Karena itu, menurut dia, kedua negara akan menghindari melakukan sesuatu yang sangat bodoh.

Menurut pria berusia 87 tahun ini, perselisihan dalam perdagangan hal lazim namun jangan sampai melakukan tindakan bodoh. "Saya rasa kedua negara akan menghindari sesuatu yang sangat bodoh," ujarnya dalam pertemuan pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway Inc di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat.

Dilansir dari Reuters, Minggu (6/5/2018), Buffett mengatakan Amerika Serikat dan China merupakan dua negara adidaya dunia secara ekonomi untuk waktu yang sangat lama. "Jadi setiap ketegangan jangan sampai membahayakan. Keduanya harus mengambil manfaat win-win dari perdagangan," sambungnya.

Persoalan perang dagang AS dan China sedang jadi sorotan, ditengah perundingan dagang delegasi AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin ke Beijing, China. Sejauh ini, belum ada hasil signifikan dari dialog kedua negara.

Lanjut Buffett, dengan kekuatan keduanya yang besar, sinergi justru akan membawa manfaat sangat besar. Dan perekonomian global juga bergantung kepadanya untuk mencapai kemajuan. Sebagai dua negara cerdas, kata dia, seharusnya AS dan China tidak melakukan sesuatu yang sangat bodoh.

Reuters mengabarkan pemerintahan Trump tetap menarik garis keras dalam pembicaraan perdagangan dengan China. Sumber yang dekat dengan pembicaraan perundingan dagang AS-China, menyebut Trump tetap akan menerapkan tarif impor tambahan terhadap produk-produk China, meski angkanya kini lebih rendah. Hal ini demi memangkas defisit perdagangan AS dengan China yang mencapai USD100 miliar per tahun.
(ven)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ancaman Perang Dingin...
Ancaman Perang Dingin AS-China Lebih Besar Ketimbang Virus
China Menyerah? Xi Jinping...
China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS
Apakah Trump 2.0 Bikin...
Apakah Trump 2.0 Bikin Perang Dagang Memanas? China Cari Win-win Solusi
Bangun Ekonomi Konsumen...
Bangun Ekonomi Konsumen Skala Besar, China Buka Pasar Bagi Perusahaan Semua Negara
China Membalas Tarif...
China Membalas Tarif Impor AS, Mulai Berlaku 10 Februari 2025
Perusahaan China Makin...
Perusahaan China Makin Banyak Masuk Daftar Hitam AS
Berita Terkini
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
31 menit yang lalu
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
48 menit yang lalu
Modernland Realty Hadirkan...
Modernland Realty Hadirkan Neo Pasadena, Hunian Eksklusif Mulai Rp1,2 Miliar
50 menit yang lalu
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
1 jam yang lalu
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
2 jam yang lalu
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
5 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved