Sri Mulyani Sampaikan Empat Harapan ke Pegawai Kemenkeu Kalbar
Jum'at, 11 Mei 2018 - 13:36 WIB
Sri Mulyani Sampaikan Empat Harapan ke Pegawai Kemenkeu Kalbar
A
A
A
JAKARTA - Demi memberikan suntikan energi ke anak buahnya, pegawai Kementerian Keuangan di Kalimantan Barat, Menkeu Sri Mulyani mengunjungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak.
Dalam kunjungan itu, Sri Mulyani didampingi Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi. Menurut Heru, kunjungan ini merupakan suntikan energi tambahan. "Jadi bukan sekadar memberi pesan juga penguatan terhadap komitmen yang sudah dituangkan dalam nilai-nilai Kemenkeu," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Sri Mulyani menyampaikan empat harapannya kepada jajaran Kemenkeu. Pertama, Sri Mulyani berharap pemahaman etika dan peraturan agar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Kemenkeu bukan hanya sekadar tulisan tapi harus hidup dalam setiap jiwa para pegawai Kemenkeu di seluruh unit eselon satu, bukan hanya tulisan yang di tulis di setiap gedung kantor.
"Kita akan menghadapi tahun politik, dimana turbulensi akan sangat berpotensi menganggu integritas kita jika kita tidak memahami nilai-nilai Kemenkeu. Harus diingat, kita adalah pegawai Kemenkeu yang bertugas menjaga APBN kita agar kredibel, sehat, dan berkelanjutan," tegas Sri Mulyani.
Harapan kedua agar para pegawai Kemenkeu semakin meningkatkan kerja sama antar unit Eselon I, terlebih di saat organisasi sedang mengalami cobaan yang seringkali tanpa disadari akan berpotensi melemahkan sendi sendi integritas dan komitmen anggota.
"Saya memahami bahwa dalam melaksanakan tugas di lapangan, para pegawai Kemenkeu selain harus melayani dengan baik, juga dituntut melakukan pengawasan secara maksimal, agar tugas sebagai aparat fiskal tetap bisa dilaksanakan dengan baik. Saya yakin dua tugas yang bertolak belakang tersebut bisa dilakukan secara bersamaan dengan maksimal, karena Kemenkeu diisi para pegawai pegawai yang hebat, profesional, dan berintegritas, hal ini yang membuat saya bangga terhadap para pegawai semua unit Eselon I Kemenkeu".
Ketiga, ia berharap seluruh jajaran dapat menjaga dengan baik integritas dan profesionalisme, karena saat ini ujian terhadap keduanya sangat nyata. Para pegawai Kemenkeu, lanjutnya, adalah role model para Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga setiap pimpinan di daerah harus bisa menjadi contoh bagi para anggotanya, serta tidak lupa menjaga integritas, di setiap penugasan.
"Saya bangga dengan seluruh jajaran Kemenkeu. Dibandingkan ketika saya menjabat 10 tahun lalu, banyak perubahan yang baik. Saya yakin Anda juga bangga menjadi pegawai Kemenkeu yang dikenal memiliki integritas dan profesionalisme yang baik. Jaga kebanggaan anda dengan selalu junjung tinggi integritas dan profesionalisme," tuturnya.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa di tahun politik saat ini, aspirasi tiap anggota Kemenkeu boleh berbeda, namun aturan terkait ASN tetap mengikat. "Seluruh Kanwil dan Eselon III harus mempelajari rambu-rambu politik, dimana MenPAN pun sudah membuat regulasinya," pungkasnya.
Dalam kunjungan itu, Sri Mulyani didampingi Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi. Menurut Heru, kunjungan ini merupakan suntikan energi tambahan. "Jadi bukan sekadar memberi pesan juga penguatan terhadap komitmen yang sudah dituangkan dalam nilai-nilai Kemenkeu," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Sri Mulyani menyampaikan empat harapannya kepada jajaran Kemenkeu. Pertama, Sri Mulyani berharap pemahaman etika dan peraturan agar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Kemenkeu bukan hanya sekadar tulisan tapi harus hidup dalam setiap jiwa para pegawai Kemenkeu di seluruh unit eselon satu, bukan hanya tulisan yang di tulis di setiap gedung kantor.
"Kita akan menghadapi tahun politik, dimana turbulensi akan sangat berpotensi menganggu integritas kita jika kita tidak memahami nilai-nilai Kemenkeu. Harus diingat, kita adalah pegawai Kemenkeu yang bertugas menjaga APBN kita agar kredibel, sehat, dan berkelanjutan," tegas Sri Mulyani.
Harapan kedua agar para pegawai Kemenkeu semakin meningkatkan kerja sama antar unit Eselon I, terlebih di saat organisasi sedang mengalami cobaan yang seringkali tanpa disadari akan berpotensi melemahkan sendi sendi integritas dan komitmen anggota.
"Saya memahami bahwa dalam melaksanakan tugas di lapangan, para pegawai Kemenkeu selain harus melayani dengan baik, juga dituntut melakukan pengawasan secara maksimal, agar tugas sebagai aparat fiskal tetap bisa dilaksanakan dengan baik. Saya yakin dua tugas yang bertolak belakang tersebut bisa dilakukan secara bersamaan dengan maksimal, karena Kemenkeu diisi para pegawai pegawai yang hebat, profesional, dan berintegritas, hal ini yang membuat saya bangga terhadap para pegawai semua unit Eselon I Kemenkeu".
Ketiga, ia berharap seluruh jajaran dapat menjaga dengan baik integritas dan profesionalisme, karena saat ini ujian terhadap keduanya sangat nyata. Para pegawai Kemenkeu, lanjutnya, adalah role model para Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga setiap pimpinan di daerah harus bisa menjadi contoh bagi para anggotanya, serta tidak lupa menjaga integritas, di setiap penugasan.
"Saya bangga dengan seluruh jajaran Kemenkeu. Dibandingkan ketika saya menjabat 10 tahun lalu, banyak perubahan yang baik. Saya yakin Anda juga bangga menjadi pegawai Kemenkeu yang dikenal memiliki integritas dan profesionalisme yang baik. Jaga kebanggaan anda dengan selalu junjung tinggi integritas dan profesionalisme," tuturnya.
Terakhir, ia menyampaikan bahwa di tahun politik saat ini, aspirasi tiap anggota Kemenkeu boleh berbeda, namun aturan terkait ASN tetap mengikat. "Seluruh Kanwil dan Eselon III harus mempelajari rambu-rambu politik, dimana MenPAN pun sudah membuat regulasinya," pungkasnya.
(ven)
Lihat Juga :