Akui Rupiah Lesu, Luhut Klaim Fundamental Ekonomi RI Bagus

Jum'at, 11 Mei 2018 - 18:22 WIB
Akui Rupiah Lesu, Luhut...
Akui Rupiah Lesu, Luhut Klaim Fundamental Ekonomi RI Bagus
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan menegaskan, bahwa fundamental ekonomi Indonesia secara keseluruhan bagus dan tiada yang perlu dikhawatirkan. Diakuinya, saat ini rupiah memang sedang melemah, akan tetapi dengan fokus kepada efisiensi di setiap sektor dan bidangnya masing-masing, masalah ini hanya tinggal menunggu waktu saja untuk dapat diselesaikan.

“Tadi pagi, Gubernur BI juga mengatakan fundamental ekonomi kita bagus. Sekarang ini memang Rupiah kita naik sebesar 5 digit, tapi yang saya minta kita juga harus lebih memfokuskan kepada efisiensi di bidang kita masing-masing. Jadi Bapak Ibu sekalian kita mesti bekerja secara kompak terpadu,” terang Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (11/5/2018).

(Baca Juga: Pelemahan Rupiah Jauh dari Fundamental, BI Pertimbangkan Naikkan Suku Bunga )

Di sisi lain, Menko Luhut juga menegaskan, masalah kebersihan, khususnya di Kota-kota dan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia itu mutlak harus mendapat perhatian lebih. Lebih lanjut Ia memberikan imbauan agar pemangku jabatan dan pengelola setiap pelabuhan mempunyai prosedur seperti garbage fee (sampah yang dihitung dan dikumpulkan dari tiap kapal yang datang kemudian dihitung). Serta keharusan adanya incinerator (mesin pemilah dan pengolah sampah).

“Kemudian masalah kebersihan. Di pelabuhan ini harus memperhatikan masalah sampah khususnya sampah plastik, pelabuhan di sini nanti bisa diberikan incenerator yang bagus dan tidak perlu yang mahal, itu tidak terlalu mahal, hanya sekitar 100 juta untuk 5 ton sampah per hari, bisa jadi pupuk," paparnya.

"Pemda juga mempunyai tanggung jawab kepada masyarakatnya agar lebih memperhatikan lagi masalah sampah. Kebersihan adalah sebagian dari iman dan itulah kita harus bersikap sebagai pemimpin,” pungkas Menko Luhut.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kurs Rupiah Berpotensi...
Kurs Rupiah Berpotensi Menanjak Saat Pemulihan Ekonomi AS Diragukan
Rupiah Amblas Saat Ekonomi...
Rupiah Amblas Saat Ekonomi Negeri Paman Sam Pulih
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
BI Pangkas Suku Bunga,...
BI Pangkas Suku Bunga, Rupiah Stagnan di Rp15.335 per Dolar AS
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved