Ubah Sistem OP, Bulog Pastikan Harga Kepokmas Stabil

Senin, 14 Mei 2018 - 19:36 WIB
Ubah Sistem OP, Bulog...
Ubah Sistem OP, Bulog Pastikan Harga Kepokmas Stabil
A A A
BANDUNG - Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jawa Barat memastikan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) jelang dan saat Ramadan stabil. Saat ini, Bulog merubah mekanisme operasi pasar, agar suplai lebih stabil dan terjaga.

Kadivre Bulog Jabar Sugit Tedjo Mulyono mengatakan, untuk menstabilkan harga kepokmas seperti beras, minyak, terigu, gula, dan daging, Bulog melakukan operasi pasar (OP). OP telah dilakukan sejak beberapa pekan terakhir.

"Kami terus lakukan stabilitasi harga hampir di semua pasar di Jabar. Operasi pasar telah kami lakukan di semua pasar dan akan terus dilakukan agar harga stabil," jelas Sugit di sela-sela HUT Bulog di Kantor Bulog Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (14/5/2018).

Menurut dia, konsep operasi pasar yang dilakukan Bulog saat ini diubah agar lebih tepat sasaran. Bila sebelumnya kendaraan Bulog melakukan penjualan di pasar, saat ini Bulog bermitra dengan pedagang atau distributor. Mereka yang menjual produk Bulog ke konsumen.

"Tetapi mereka sudah ada kesepakatan dengan kami, bahwa harga yang dijual harus sesuai HET (harga eceran tertinggi). Mereka tidak bisa semena-mena menaikkan harga," ungkap Sugit.

Terkait pasokan, kata dia, Bulog siapp berapapun permintaan pasar. Misalnya stok di suatu daerah menipis, Bulog akan mendistribusikannya dari daerah lain. Sehingga suplai di semua tempat mencukupi.

"Berapapun kebutuhannya kami siap. Saat ini, ketahanan beras kami cukup untuk tujuh bulan. Stok daging juga mencukupi. Daging kami kumpulkan di Bandung, kalau sewaktu-waktu daerah lain membutuhkan, kami tinggal mendistribusikannya," beber dia.

Dia mengklaim, harga kepokmas di Jabar saat ini relatif stabil. Di Cirebon misalnya, harga beras bahkan lebih rendah dari HET pemerintah yaitu Rp8.300 per kg. Turunnya harga beras dikarenakan panen padi yang terjadi hingga April lalu. Sehingga pasokan beras masih melimpah.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan satgas pangan, memantau harga dan memastikan suplai aman," imbuh dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Serapan Beras Bulog...
Serapan Beras Bulog Tertinggi sepanjang Sejarah, Jawa Barat Kontributor Terbesar Nasional
Warga Tak Mampu Diprioritaskan...
Warga Tak Mampu Diprioritaskan Beli Sembako Murah, 6.000 Paket Disebar di Cimahi
Beli Sembako di Bulog,...
Beli Sembako di Bulog, Mitra Grab Dapat Harga Khusus
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Harga Sembako Naik,...
Harga Sembako Naik, Pemkot Cimahi Rancang Pasar Murah Jelang Ramadhan
Kabar Gembira, 21,6...
Kabar Gembira, 21,6 Juta Warga Bakal Dapat Bantuan Beras 10 Kg
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
2 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved