Transaksi Tinggi Saat Ramadhan, BI Jabar Siapkan Rp11,92 Triliun

Senin, 21 Mei 2018 - 16:04 WIB
Transaksi Tinggi Saat...
Transaksi Tinggi Saat Ramadhan, BI Jabar Siapkan Rp11,92 Triliun
A A A
BANDUNG - Kebutuhan uang masyarakat Jawa Barat (Jabar) selama Ramadhan hingga Lebaran diperkirakan mencapai Rp11,92 Triliun. Ketersediaan uang itu akan didistribusikan ke puluhan bank dan BPR ke semua daerah.

Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Jabar Ismet Inono mengatakan, proyeksi kebutuhan uang saat Ramadhan dan Lebaran diprediksi meningkat sebesar Rp440 miliar atau naik 3,8% dibandingkan realisasi pemenuhan kebutuhan Ramadan tahun sebelumnya. Pada 2017 lalu, kebutuhan uang saat Ramadhan dan Lebaran mencapai Rp 11,48 triliun.

“Kami Bank Indonesia (BI) akan memenuhi sesuai kebutuhan perbankan dan masyarakat. Masyarakat juga dipersilahkan melakukan penukaran uang baru. Dalam satu hari kami batasi Rp3,7 juta untuk penukaran uang baru,” kata Ismet pada launching pelayanan penukaran uang di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar, Kota Bandung, Senin (21/5/2018).

Menurut dia, salah satu strategi meningkatkan layanan kas kepada masyarakat pada bulan Ramadan dan Lebaran adalah dengan bekerjasama dengan beberapa bank yang memiliki mobil layanan kas. BI dan bank secara bersama-sama melayani penukaran uang di satu tempat yang strategis dan representatif. Terutama kawasan yang berdekatan dengan pusat keramaian seperti Monumen Perjuangan Rakyat, Alun-alun Kota Bandung, Alun-alun Kota Cimahi, Halaman Balaikota, Alun-alun Ujungberung, dan Monumen Bandung Lautan Api (Lapangan Tegallega).

Menurut Ismet, bank-bank yang ikut bekerja sama dalam layanan mobil penukaran uang terpadu sebanyak 12. Yaitu bank BRI, Mandiri, BTN, BJB, BNP, CIMB Niaga, DKI, MayBank, BRI Syariah, BJB Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.

“Kami hadirkan mobil-mobil itu agar ada pemerataan dalam pendistribusian uang. Selain memecah konsentrasi masyarakat saat menukarkan uang. Titik penukaran uang juga mendekati masyarakat sehingga warga tidak perlu jauh-jauh menukarkan uangnya,” imbuh Ismet.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
2 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved