Rupiah Ditekan Dolar, BI Minta Jangan Panik

Selasa, 22 Mei 2018 - 17:54 WIB
Rupiah Ditekan Dolar,...
Rupiah Ditekan Dolar, BI Minta Jangan Panik
A A A
BANDUNG - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat diminta tidak panik, setelah rupiah terdepresiasi hingga angka Rp14.200/USD. Penguatan dolar seharusnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor.

Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Jawa Barat Ismet Inono mengatakan, penguatan dolar masih dalam batas yang bisa dimanage bank sentral. Cadangan devisa Indonesia juga masih mencukupi untuk tujuh bulan ke depan.

"Yang penting masyarakat jangan panik. Apalagi Jawa Barat banyak industri manufaktur. Semestinya ini bisa menguatkan ekspor kita," jelas Ismet Inono di Kator Bank Indonesia, Kota Bandung, Selasa (22/5/2018.

Menurut dia, penguatan dolar masih dalam beberapa indikator dan sinyal positif. Sektor riil masih tumbuh cukup baik dan konstruksi masih jalan. Walaupun, perlu diwaspadai carren account devisit, sehingga demand dolar cenderung tinggi.

"Memang kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita harus terkait dengan negara tradisional lainnya. Mungkin sekarang dolar sedang mengalami nilai keseimbangan baru. Kita juga tidak bisa memprediksi sampai di angka berapa," beber dia.

Salah satu solusi yang bisa dilakukan yaitu memanfaatkan momen ini untuk menggenjot ekspor. Dengan volume ekspor yang tinggi, akan menambah cadangan devisa naik, sehingga rupiah bisa terapresiasi.

Sementara itu, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Mei 2018 yang memutuskan menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,50%, tak akan berdampak negatif terhadap perekonomian.

"Kebijakan tersebut ditempuh sebagai bagian dari bauran kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas perekonomian. Langkah itu diambil di tengah berlanjutnya peningkatan ketidakpastian pasar keuangan dunia dan penurunan likuiditas global," paparnya.

Bank Indonesia juga melanjutkan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai kondisi fundamentalnya dengan tetap mendorong bekerjanya mekanisme pasar. Kebijakan tersebut ditopang oleh pelaksanaan operasi moneter yang diarahkan untuk menjaga kecukupan likuiditas baik di pasar valas maupun pasar uang.

Koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait terus diperkuat untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan serta memperkuat implementasi reformasi struktural. Bank Indonesia memandang bauran kebijakan yang telah ditempuh sebelumnya dan respons saat ini konsisten dengan upaya menjaga inflasi agar tetap berada dalam kisaran sasaran 3,5±1% pada 2018 dan 2019 serta mengelola ketahanan sektor eksternal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved