REI: Banyak Negara Ingin Belajar dari Indonesia soal Rumah MBR

Senin, 04 Juni 2018 - 23:32 WIB
REI: Banyak Negara Ingin...
REI: Banyak Negara Ingin Belajar dari Indonesia soal Rumah MBR
A A A
JAKARTA - Kongres Federasi Real Estat Dunia alias alias World Congress FIABCI ke-69 yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab pada 28 April-1 Mei 2018 memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah FIABCI Meeting and Global Business Summit yang akan berlangsung di Bali, dari 7-10 Desember 2018. Ajang real estat kelas dunia ini akan dihadiri sekitar 1.500 peserta.

Di FIABCI Meeting and Global Business Summit 2018, FIABCI Indonesia alias Realestat Indonesia (REI) akan mengusung dua tema, yakni "Affordable Housing and Sustainable Tourism Development". Dua isu sentral ini sedang mengemuka di dunia, khususnya negara-negara ketiga dan juga menjadi prioritas pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Presiden FIABCI Asia Pasifik Soelaeman Soemawinata mengungkapkan, FIABCI December Meeting and Global Business Summit adalah perhelatan khusus yang diadakan setiap bulan Desember, dan selama 68 tahun terakhir hanya diadakan di benua Eropa. Jadi ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah adalah momen luar biasa.

"Ini sesuatu yang luar biasa karena untuk pertama kalinya akan digelar di kawasan Asia Pasifik, dan itu di Bali Indonesia. Akan banyak kegiatan, dan kebetulan akan diadakan bersamaan dengan Rakernas REI," ungkap Soelaeman yang juga ketua umum DPP Realestat Indonesia (REI) pada acara buka puasa bersama media di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dia meyakini kegiatan ini sangat berarti bagi Indonesia yang sedang menggelorakan penyediaan hunian layak terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui Program Sejuta Rumah, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata yang ditargetkan menjadi penyumbang terbesar devisa negara setelah industri kelapa sawit (CPO) sekaligus sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar.

Sekitar 1.200-1.500 orang pelaku usaha real estat dan industri pendukungnya diperkirakan akan hadir di FIABCI December Meeting and Global Business Summit 2018, dimana lebih dari separuhnya merupakan investor asing dari berbagai negara.

Dikatakan, Indonesia sudah setahun terakhir ini di berbagai forum FIABCI selalu berbicara dan mengangkat isu tentang rumah rakyat. Soelaeman mengatakan, Indonesia dalam tiga tahun berturut-turut berhasil mencapai kinerja penyediaan rumah rakyat dengan target satu juta unit setiap tahun, dengan realisasi lebih dari 800 ribu unit setiap tahunnya.

Dari 68 negara yang bergabung di FIABCI, tegas Eman--panggilan akrabnya--hanya Indonesia satu-satunya negara yang pemerintahnya membuat konsep rumah murah dengan mengedepankan peran swasta. Menurut Eman, banyak negara di dunia saat ini meminta dirinya memaparkan bagaimana rule model penyediaan affordable housing di Indonesia.

"Misalnya saya mendapat banyak permintaan untuk menyampaikan topik hunian terjangkau ini di Hawaii dan Taiwan. Mereka ternyata ingin belajar banyak mengenai model yang sudah berjalan di Indonesia ini, dan berharap dapat menerapkan di negaranya. Jadi sekarang REI atau FIABCI Indonesia ikut berperan aktif dalam mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Ini sejalan dengan komitmen REI sebagai garda terdepan membangun rumah rakyat," kata Eman.

Peran tersebut dapat dilakukan karena REI merupakan asosiasi perusahaan properti nasional yang mempunyai networking luas di dunia dengan 68 negara, 120 asosiasi real estat dunia dan terkoneksi dengan PBB dan Bank Dunia. Hal itu, kata Eman, membuat REI cukup kuat untuk mendukung semua program pemerintah di bidang perumahan rakyat, dan tentunya berperan dalam memajukan industri real estat nasional.

Guna menyukseskan perhelatan akbar kelas dunia tersebut, REI telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait antara lain bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, kemudian bertemu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Bahkan terakhir REI diberi kesempatan untuk bertemu dan melaporkan langsung rencana FIABCI December Meeting and Global Business Summit 2018 kepada Presiden Joko Widodo.

"Kepada Presiden Jokowi, kami sampaikan bahwa saat ini nama Indonesia tengah berkibar di kancah properti internasional karena menjadi negara yang bisa mengembangkan rumah murah terjangkau (affordable housing) dengan melibatkan swasta dan dengan waktu yang relatif singkat," ungkap Eman.

Sekretaris Jenderal DPP REI Totok Lusida mengungkapkan, dalam pertemuan REI dengan Presiden Jokowi, selain menanyakan beberapa hal terkait isu-isu properti, presiden juga menyampaikan ucapan terimakasih dan antusiasnya terhadap REI yang selama ini telah mendukung pemerintah dalam penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

REI dianggap telah menggerakkan pembangunan rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menjalin kerja sama dengan Korpri, dan juga kerja sama pembiayaan dengan PT Taspen dan PT Jamkrindo yang kini sudah ditindaklanjuti oleh Bappenas.

Menurut Totok, dalam pertemuan selama sekitar satu jam tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan kesediaannya membuka dan menjadi pembicara utama (keynote speech) FIABCI December Meeting and Global Business Summit 2018 di Bali. Sementara Rakernas REI 2018 yang berlangsung pada 7 Desember, rencananya akan dibuka Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Presiden nantinya akan menyampaikan soal Program Sejuta Rumah dan pemenuhan hunian layak terjangkau bagi MBR di Indonesia dengan melibatkan peran swasta. Dimana diharapkan bisa menjadi percontohan dunia," papar Totok.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Permudah Masyarakat...
Permudah Masyarakat Punya Rumah, Ini Saran Rocker Gaek Era '80-an
Anggaran Bangun Rumah...
Anggaran Bangun Rumah MBR 2024 Hanya Rp17 T, Bagaimana Nasib Program Sejuta Rumah?
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Apresiasi Atlet Peraih...
Apresiasi Atlet Peraih Medali Olimpiade 2024, REI Beri Hadiah Rumah
Program Sejuta Rumah...
Program Sejuta Rumah Tahun Ini Baru Terealisasi 480 Ribu Unit
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
19 menit yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
37 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
46 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
1 jam yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved