Wall Street Berakhir Variatif di Tengah Catatan Rekor Nasdaq

Rabu, 06 Juni 2018 - 08:32 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Variatif di Tengah Catatan Rekor Nasdaq
A A A
NEW YORK - Wall Street pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat ditutup variatif saat komposit Nasdaq mencetak rekor dalam dua hari beruntun. Sektor teknologi dan konsumer memberi dorongan terbesar, sedangkan indeks S & P 500 lebih tinggi seiring data ekonomi yang solid.

Namun, saham perbankan memperlihatkan penurunan ketika investor tampaknya masih terus memantau perkembangan obligasi. Aktivitas sektor jasa terlihat makin cepat, meskipun kekhawatiran perang tarif dan ancaman PHK pekerja terus membayangi.

Tercatat Dow Jones Industrial Average jatuh 13,71 poin atau 0,06% menjadi 24.799,98 ketika indeks S & P 500 mendapatkan tambahan 1,93 poin setara 0,07% ke level 2.748,8. Sedangkan komposit Nasdaq meningkat 31.40 poin atau 0,41% di posisi 7.637,86.

Nasdaq mendapatkan dorongan terbesar dari saham Amazon.com dengan lonjakan mencapai sebesar 1,9% serta memimpin juga keuntungan dalam indeks S & P. Selanjutnya saham Apple menanjak 0,8% hingga memberi kontribusi cukup besar.

Di sisi lain sektor keuangan indeks S & P mengalami penurunan terbersar yakni 0,4% di antaranya Bank of America dan Citibank jatuh sekitar 0,9%. Sementara saham Twitter ditutup melompat 5,1% serta diikuti lonjakan Netflix naik 1,1%.

Sementara saham produk makanan kemasan AS mengalami kejatuhan setelah Meksiko membebankan tarif terhadap produk pertanian yang sensitif serta beberapa jenis keju. Hasilnya saham Kellogg dan General Mills masing-masing jatuh sekitar 2%. Volume perdagangan AS mencapai 6,58 miliar saham dibandingkan rata-rata 6,64 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
3 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
4 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
5 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
5 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
6 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved