Jokowi: Lewat Pangan, Indonesia Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 07 Juni 2018 - 13:20 WIB
Jokowi: Lewat Pangan,...
Jokowi: Lewat Pangan, Indonesia Bisa Bersaing dengan Negara Maju
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, bahwa Indonesia bakal bisa bersaing dengan beberapa negara maju dengan cara memperkuat ketahanan pangan. Alasannya, pangan merupakan salah satu komoditas yang bakal dibutuhkan oleh semua negara.

"Pangan akan menjadi salah satu komoditas yang menjadi rebutan negara manapun. Ke depan yang akan menjadi rebutan adalah pangan negara-negara yang tidak memiliki ketahanan pangan dan kedaulatan pangan akan bingung artinya Apa? peran petani akan menjadi semakin penting dan menjadi semakin strategis di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia," ujar Jokowi di Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/6/2018).

(Baca Juga: Menteri Rini Dorong Kehadiran BUMN Dukung Wirausaha Petani )
Lebih lanjut Ia menerangkan, bakal memperbaiki keseluruhan sektor pertanian, dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian sehingga bisa berkompetisi di dunia. "Sektor pertanian Indonesia mulai dari sekarang, mulai saat ini harus benar-benar memperbaiki diri dan berbenah diri agar produktivitasnya terus meningkat. Ini supaya kita bisa memenangkan persaingan dan kompetisi dunia utamanya di bidang pangan," paparnya.

Seperti diketahui, pemerintah baru saja meresmikan Program Kewirausahaan dan Digitalisasi Sistem Pertanian sebagai dukungan bagi perbaikan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan petani. Mitra Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) Bersama atau disebut juga MBB di Sliyeg, Indramayu merupakan salah satu pilot project kewirausahaan petani yang menerapkan sistem digitalisasi pertanian.

Digitalisasi dilakukan dengan sebuah aplikasi “Logistik Tani’/LOGTAN sebagai platform digital yang mengintegrasikan empat siklus pertanian (pratanam, tanam, panen, pasca panen) sehingga akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Jenis layanan MBB antara lain pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR/Non-KUR), penyaluran pupuk dan marketplace holtikultura dengan pelanggan utama petani dan BUMDes.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hadapi Krisis Pangan,...
Hadapi Krisis Pangan, NKV: Tema Hari Pangan Sedunia Jangan Jadi Jargon Semata
Kementan: Status Ketahanan...
Kementan: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik
Urgensi Regenerasi Sektor...
Urgensi Regenerasi Sektor Pertanian
Ketahanan Pangan Mendesak,...
Ketahanan Pangan Mendesak, Aceh Kenalkan GAMPANG di Bimtek Publikasi
Penghargaan IRRI Bisa...
Penghargaan IRRI Bisa Jadi Penyemangat Pertanian Indonesia
Penyuluh Kunci Sukses...
Penyuluh Kunci Sukses Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved