Jonan Dukung Pertamina Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Jum'at, 08 Juni 2018 - 15:11 WIB
Jonan Dukung Pertamina...
Jonan Dukung Pertamina Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus mendukung PT Pertamina (Persero) dalam menjadikan perusahaan milik negara ini sebagai tuan rumah dalam pengelolaan sektor migas nasional. Sejak tahun 2017, pemerintah telah menetapkan pengelolaan 12 Wilayah Kerja (WK) terminasi untuk Pertamina.

12 WK terminasi itu terdiri dari blok Offshore North West Jawa, blok Mahakam, blok Tengah, Attaka, East Kalimantan, North Sumatera Offshore, Sanga-sanga, Southeast Sumatera, Tuban, dan Ogan Komering. Terakhir, Blok Jambi Merang dan Raja/Pendopo baru saja diberikan bulan lalu.

"Dengan begitu ini memenuhi juga komitmen pemerintah dan janji presiden waktu kampanye, akan menjadikan operator dalam negeri itu tuan rumah dalam produksi hulu migas," ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan dalam Konferensi Pers yang dilangsungkan di kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Sementara itu di sisi hilir, pada tahun ini, Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 43 tahun 2018 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Peraturan ini menyebutkan terkait Penambahan alokasi Premium penugasan untuk Wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Pemerintah sadar, penambahan alokasi premium sebanyak 4,3 juta KL ini menjadi tugas yang tidak mudah bagi Pertamina (Persero) sebagai pihak pelaksana atas penyediaan dan pendistribusian BBM jenis Premium. Namun, Jonan mengungkapkan, banyaknya jumlah WK yang dikelola oleh Pertamina ini menjadi salah satu kompensasi dari penambahan alokasi Premium penugasan yang harus didistribusikan Pertamina.

Diprediksi, pengelolaan 12 wilayah kerja oleh Pertamina ini akan meningkatkan kontribusi Pertamina dalam pengelolaan migas nasional. Sebelumnya, pada tahun 2017 persentase produksi Pertamina terhadap total produksi di Indonesia adalah sebesar 23%, namun untuk saat ini telah bertambah menjadi sekitar 36 dan sekitar 39% pada 2019 nanti, seiring dengan dikelola penuhnya blok terminasi yang dialihkelola ke Pertamina. "Kalo hari ini mungkin menjadi 36%," ungkap Jonan.

Untuk awal tahun depan sendiri, Jonan menguraikan, masih terdapat 2 blok yang akan diserahkan yakni Blok Jambi Merang dan Blok Raja/Pendopo. Peningkatan peranan Pertamina terhadap produksi di sektor migas secara nasional sebesar 2 kali lipat ini, menjadikan tantangan tersendiri agar Pertamina terus menjaga jumlah produksi migasnya.

"Nah ini tantangan juga untuk pertamina bahwa Pemerintah sudah mempercayakan 40%, kalau Pertamina produksinya turun, maka produksi nasional pasti bisa terganggu. Karena sudah besar sekali, bukan 20 lagi tapi 40%," jelasnya.

Selain himbauan untuk terus meningkatkan produksi, Jonan juga menekankan pentingnya kegiatan eksplorasi migas (untuk menemukan cadangan-cadangan baru). Tercatat bahwa penemuan eksplorasi yang besar terakhir kali dilaksanakan oleh Pertamina adalah Sumur Jati Barang. "Yang penting itu eksplorasi harus jalan," tutup Menteri Jonan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Kemudahan...
Tingkatkan Kemudahan Berusaha, Kementerian ESDM Luncurkan Formulir Standar Spesifik UKL/UPL Kegiatan Usaha Migas
EV Funday, Pertamina...
EV Funday, Pertamina Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Tok, Pertamina dan Kementerian...
Tok, Pertamina dan Kementerian ESDM Sepakat Harga BBM Tak Turun
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Siap Bangun Kilang,...
Siap Bangun Kilang, Indonesia Targetkan Tidak Lagi Impor BBM Tahun 2026
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
38 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved