Ini Penyebab Harga Daging Ayam Melonjak Tinggi

Senin, 11 Juni 2018 - 13:13 WIB
Ini Penyebab Harga Daging...
Ini Penyebab Harga Daging Ayam Melonjak Tinggi
A A A
JAKARTA - Menjelang Lebaran, harga daging ayam mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. Namun kini tercatat harga ayam di pasar tradisional mulai berangsur turun, meski masih di kisaran Rp36.000 hingga Rp38.000 per ekor.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengungkapkan, alasan tingginya harga ayam di pasar tradisional karena dilakukan oleh pedagang sendiri. Pasalnya, Ia menekankan pihaknya sudah mengecek bahwa harga daging ayam ditingkat produsen tidak mengalami kenaikan.

"Daging ayam (di Toko Tani Indonesia) turun Rp32.000. Kita harus bedakan pasar tradisional itu menentukan harga tidak terkendali. Jadi di pasar itu ulah pedagang sendiri dan kita himbau di beberapa tempat," ujar Agung di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta, Senin (11/6/2018).

Dia menyayangkan harga daging ayam yang dinaikan oleh pedagang, padahal harga pada produsen ayam tidak naik. Ia menambahkan mestinya harga di pasar tidak naik atau sesuai dengan HAP (Harga Acuan Penjualan) sebesar Rp32.000. "Kita koordinasi dengan produsen ayam besar, saya tanya apa betul biaya produksi meningkat. Dia bilang tidak. Jadi kembali ke HAP Rp32.000," tuturnya.

Lanjut dia mengungkan, Kementan berpegang pada dua indikator wilayah dalam melihat pergerakan harga daging ayam. Bila wilayah non produsen ayam seperti Kepulauan Riau dan NTT masih Rp32.000, berarti daerah lain semestinya tidak akan naik. "Jadi kenapa Pasar Tanah Abang Rp36.000, padahal di tempat non produsen saja Rp32.000. Kenapa di Pademangan Rp36.000?," tuturnya.

Meski begitu, Agung berharap, dalam minggu ini harga daging ayam bisa kembali segera terkendali. Sementara itu masyarakat disarankan agar membeli daging ayam di TTI atau ritel modern yang harganya sudah pasti sesuai HAP.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Agar Harga Tak Menggelepar,...
Agar Harga Tak Menggelepar, Kementan Kendalikan Pasokan Ayam Hidup
Siap-siap! Konsumsi...
Siap-siap! Konsumsi Daging Ayam Diproyeksi Naik 15% Jelang Lebaran
Lewat Gemaya, Kementan...
Lewat Gemaya, Kementan Bantu Peternak Ayam dari Terjangan Pandemi
Mengenal Ayam Sembawa,...
Mengenal Ayam Sembawa, Ayam Lokal Penghasil Telur yang Andal
Kementan: Harga Ayam...
Kementan: Harga Ayam Hidup Peternak Membaik
Kementerian Pertanian...
Kementerian Pertanian Jaga Stabilisasi Harga Ayam Potong
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved