Dolar AS Tetap Menguat Meski Dibayangi Kekhawatiran Perang Dagang

Rabu, 20 Juni 2018 - 11:54 WIB
Dolar AS Tetap Menguat...
Dolar AS Tetap Menguat Meski Dibayangi Kekhawatiran Perang Dagang
A A A
TOKYO - Dolar Amerika Serikat tetap menguat ditengah kekhawatiran perang dagang antara AS dengan China. Presiden Donald Trump mengancam akan menampar lebih banyak tarif kepada China, mendorong kekesalan dan respon dari Beijing.

Melansir dari Reuters, Rabu (20/6/2018), dolar tetap menguat seiring ketenangan di pasar AS dalam merespon perang dagang. Selain itu, imbal hasil treasury AS naik dari posisi terendah tiga pekan, ditambah data perumahan Amerika yang lebih baik dari perkiraan.

Alhasil, indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama naik menjadi 95,026. Dolar AS pun menguat melawan yen Jepang, yang kerap dicari pada saat ketegangan politik dan gejolak pasar. Dolar AS menguat 0,06% ke level 110,11 yen.

"Dolar telah berhasil menstabilkan nilai terhadap yen, bahkan kenaikannya di atas 110. Tetapi ketegangan perang dagang berlama-lama bisa genting bagi dolar," kata ahli strategi mata uang senior di Barclays Bank Tokyo, Shin Kadota.

Kadota menambahkan, bersama dengan franc Swiss dan yen, dolar AS juga merupakan mata uang safe haven. "Status safe haven mata uang dolar, karena bagaimana pun juga dolar merupakan mata uang berimbal hasil tinggi, meski kurang dari yen," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat saat...
Rupiah Menguat saat Banyak Mata Uang Asia Melemah
5 Mata Uang Paling Banyak...
5 Mata Uang Paling Banyak Digunakan di Dunia, Nomor 1 Transaksi Hariannya Tembus Rp43.500 Triliun
8 Efek Mata Uang Baru...
8 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar AS jika Sudah Berlaku
Deretan Negara Ini Tak...
Deretan Negara Ini Tak Mempunyai Mata Uang, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Mata Uang BRICS Bakal...
Mata Uang BRICS Bakal Gantikan Dolar Disebut Gagasan Konyol
Apakah Bitcoin Bisa...
Apakah Bitcoin Bisa Menggantikan Dolar AS di Masa Depan?
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
40 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved