Rupiah Makin Terkapar, IHSG Sesi Siang Berbalik Memerah

Senin, 25 Juni 2018 - 12:42 WIB
Rupiah Makin Terkapar,...
Rupiah Makin Terkapar, IHSG Sesi Siang Berbalik Memerah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini tercatat semakin terkapar ke zona merah untuk melanjutkan tren negatif sejak sesi pagi tadi. Penyusutan mata uang Garuda tak jauh berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tergelincir.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.143/USD atau memburuk dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.075/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.073-Rp14.143/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.147/USD atau merosot tajam dibandingkan penutupan kemarin di posisi Rp14.108/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.104-Rp14.147/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini berada di level Rp14.100/USD. Posisi rupiah tidak lebih baik dibanding penutupan sebelumnya.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada jalur pelemahan di level Rp14.105/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menyusut dari posisi sebelumnya Rp14.102/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang hari ini berbalik tergelincir ke zona merah usai kehilangan 7,28 poin atau setara 0,13% ke level 5.814,53. Sebelumnya bursa saham Tanah Air sempat menguat tipis 33,33 poin atau 0,57% menjadi 5.855,14 sedangkan kemarin IHSG ditutup turun 0,52 poin di posisi 5.821,81.

Sektor saham dalam negeri mayoritas menguat dengan sektor infrastruktur menguat tertinggi sebesar 0,48% diikuti consumer merangkak naik 0,32%. Sementara, sektor yang melemah cukup dalam yakni keuangan mencapai 0,70%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,68 triliun dengan 5,14 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp181,15 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,0 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp827,04 miliar. Tercatat 229 saham naik, 146 turun dan 104 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) serta PT First Media Tbk. (KBLV). Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT BISI International Tbk. (BISI) dan PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
47 menit yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
1 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
2 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
3 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
4 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved