IHSG Dibuka Tergelincir ke Level 5.838, Bursa China Anjlok

Selasa, 26 Juni 2018 - 09:39 WIB
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir ke Level 5.838, Bursa China Anjlok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan, Selasa (26/6/2018) di zona merah setelah kemarin sempat berada dalam jalur positif. IHSG pagi ini tergelincir ke level 5.838,80 usai kehilangan 20,28 poin atau 0,35%.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup ditutup menghijau usai sempat bergerak mixed, meski tidak terlalu besar. Bursa saham Tanah Air di awal pekan berakhir bertambah 37,27 poin atau 0,64% ke level 5.859,08.

Pagi ini kebanyakan sektor saham bergerak dalam jalur zona merah dipimpin perlemahan terdalam pada sektor properti minus 0,97% yang diikuti infrastruktur yang turun 0,94%. Sementara kenaikan tertinggi terjadi pada aneka industri yang satu-satunya meningkat 0,13%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp26 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp6,44 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp23,18 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp16,74 miliar. Tercatat 7 saham naik, 21 turun dan 16 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) naik Rp275 menjadi Rp14.625, PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) ke level Rp8.350 dan PT Saham Mitra Keluarga (MIKA) meningkat Rp35 ke posisi Rp1.880.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp750 menjadi Rp71.000, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun Rp150 ke posisi level Rp22.050 serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berkurang Rp100 menjadi Rp7.200.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham China memimpin penurunan bursa saham Asia seiring masih munculnya kekhawatiran akan konflik perdagangan. Tercatat komposit Shanghai turun 1,37% dalam sesi pagi perdagangan dan komposit Shenzhen yang lebih kecil kehilangan 0,88%.

Selanjutnya kejatuhan juga terjadi pada indeks Nikkei Jepang usai tergelincir 0,43% tetapi turun dari intraday low, karena sektor-sektor utama berada di bawah tekanan. Saham teknologi dan produsen mobil sebagian besar berada di wilayah negatif, dengan blue chips Toyota dan SoftBank Group turun masing-masing 0,47% dan 2,56%.

Indeks Hang Seng di Hong Kong ikut merosot mencapai 0,88% karena semua sektor kecuali telekomunikasi diperdagangkan lebih rendah. Properti dan indeks konstruksi memimpin kerugian di awal perdagangan lewat kejatuhan sebesar 2,2% karena pengembang seperti Country Garden tenggelam 6,92 persen.

Pasar utama lainnya di Asia yang juga menunjukkan kinerja buruk, yakni indeks Kospi di Korea Selatan dengan kejatuhan sebesar 0,85 persen. Sedangkan indeks S & P / ASX 200 Australia jatuh 0,36%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
45 menit yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
1 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
3 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
3 jam yang lalu
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
3 jam yang lalu
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved