IHSG Berbalik Menghijau, Rupiah Siang Makin Terkapar

Selasa, 26 Juni 2018 - 12:34 WIB
IHSG Berbalik Menghijau,...
IHSG Berbalik Menghijau, Rupiah Siang Makin Terkapar
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona hijau pada sesi I perdagangan, Selasa (26/6/2018) setelah sempat mencatatkan hasil negatif pada sesi pagi. Penguatan bursa saham Tanah Air terjadi saat rupiah semakin terkapar terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp14.173/USD atau jauh memburuk dari posisi penutupan kemarin di level Rp14.153/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.123-Rp14.180/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada di level Rp14.177/USD untuk menjadi sinyal kejatuhan semakin dalam dari sebelumnya Rp14.159/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.140-Rp14.180/USD.

Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan usai tergelincir pada level Rp14.163/USD. Posisi ini menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp14.105/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan penyusutan hingga sesi siang ke posisi Rp14.180/USD. Rupiah anjlok parah dibanding sebelumnya di level Rp14.105/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan, bertambah 9,78 poin atau 0,17% menjadi 5.868,86. Pada sesi pagi tadi, bursa saham Tanah Air tergelincir ke level 5.838,80 usai kehilangan 20,28 poin atau 0,35% sedangkan kemarin, IHSG meningkat 37,27 poin atau 0,64% di posisi 5.859,08.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,44 miliar dengan 4,66 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp211,10 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,51 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,30 triliun. Tercatat 129 saham naik, 252 turun dan 105 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) serta PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA). Selanjutnya saham-saham yang melemah yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) , PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) dan PT Prima Alloy Steel Universal Tbk. (PRAS).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Berita Terkini
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
45 menit yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
1 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
3 jam yang lalu
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
3 jam yang lalu
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
3 jam yang lalu
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
4 jam yang lalu
Infografis
Persaingan Top Skor...
Persaingan Top Skor Liga Champions 2024/2025 Makin Sengit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved