IHSG Berakhir Anjlok 2,08% di Tengah Penyusutan Bursa Asia

Kamis, 28 Juni 2018 - 16:25 WIB
IHSG Berakhir Anjlok...
IHSG Berakhir Anjlok 2,08% di Tengah Penyusutan Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi akhir perdagangan Kamis (28/6/2018) ditutup semakin anjlok pasca Pilkada serentak, kemarin. IHSG hari ini berakhir anjlok 2,08% usai kehilangan 120,23 poin menjadi 5.667,32.

IHSG pada perdagangan sesi I siang tadi tercatat jatuh kembali usai kehilangan 94,73 poin atau 1,64% di posisi 5.692,82 setelah pagi tadi dibuka sempat menguat 4,03 poin atau setara 0,1% ke level 5.791. Kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup turun 38,10 poin atau 0,65% menjadi 5.787,55.

Sektor saham dalam negeri tanpa terkecuali bergerak melemah di perdagangan sore dipimpin kejatuhan terdalam sektor industri dasar sebesar 4,36%. Selain itu diikuti aneka properti serta pertambangan yang masing-masing ambruk 2,72% serta 2,50%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,85 triliun dengan 8,96 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp610,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp3,11 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,50 triliun. Tercatat sebesar 78 saham menguat, 362 melemah dan 88 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indofarma Tbk. (INAF) naik Rp600 menjadi Rp4,200, PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) bertambah Rp500 menjadi Rp14.450 dan PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) melonjak Rp175 ke posisi Rp8.650.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp4.400 menjadi Rp23.500, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) melemah Rp160 menjadi Rp1.930 serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) turun Rp120 menjadi Rp4.330.

Dilansir CNBC, kebanyakan bursa saham Asia ditutup lebih rendah saat kekhawatiran muncul perang dagang saat indeks China mencatatkan kerugian empat hari beruntun. Investor masih memantau perkembangan terkait dengan sikap Amerika Serikat terhadap investasi asing.

Nikkei Jepang di Tokyo sedikit berubah hingga mengakhir sesi dengan kehilangan 0,01% atau 1,38 poin di level 22.270,39. Saham pertambangan naik dengan subindex transportasi udara Topix turun 1,64% saat saham Toyota naik 1,09%.

Penurunan juga terlihat pada indeks Kospi di Seoul pada sesi perdagangan sore usai menyusut 1,19% dan berakhir menjadi 2,314.24 ketika saham teknologi masih tertekan. Saham seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing berkurang 2,4% serta 2%.

Pasar saham China berbalik memerah pada sore hari setelah sebelumnya mendapatkan beberapa dorongan untuk menghapus kerugian. Komposit Shanghai turun 0,97% menjadi 2,785.98 membukukan penurunan keempat beruntun, dan komposit Shenzhen jatuh 1,19% ke posisi 1.556,82.

Indeks Hang Seng di Hong Kong berbanding terbalik justru menghijau di level 28.497,32 dengan tambahan 141,06 poin setara 0,50%. Bursa Australia ASX 200 berbalik arah, naik 0,31% ke level 6.215,40. Sementara Indeks saham MSCI untuk Asia Pasifik di luar Jepang menurun 0,71% dalam sesi sore perdagangan Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
2 jam yang lalu
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
2 jam yang lalu
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
3 jam yang lalu
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved