Jaga Harga Bahan Pokok, Enggar Terus Bersinergi dengan Satgas Pangan

Kamis, 05 Juli 2018 - 23:48 WIB
Jaga Harga Bahan Pokok,...
Jaga Harga Bahan Pokok, Enggar Terus Bersinergi dengan Satgas Pangan
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bakal terus meningkatkan sinergi dengan satgas pangan dan pengusaha yang telah baik mewujudkan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang dan saat puasa dan Lebaran 2018.

"Kami mengapresiasi upaya dan sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah, Kementerian Pertanian, Bulog, Satgas Pangan, Bank Indonesia, serta para pelaku usaha. Sehingga harga dan ketersediaan bapok pada puasa dan Lebaran tahun ini kembali dapat dikendalikan dan dijaga stabilitasnya," ungkap Mendag di Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Keberhasilan ini, lanjutnya, juga tercermin dari tingkat inflasi kelompok bahan makanan di bulan Mei dan Juni 2018 yang terkendali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi kelompok bahan makanan pada Mei dan Juni 2018 tercatat 0,21% dan 0,88%, masih mencerminkan kondisi yang terjaga dan terkendali. Di tahun 2017, tingkat inflasi kelompok bahan makanan juga terkendali dengan 0,86% di bulan Mei dan 0,69% di bulan Juni.

Menurutnya, sinergi ini telah mampu menghasilkan inflasi terendah dalam lima tahun terakhir. Bila membandingkan periode puasa dalam empat tahun terakhir, tingkat inflasi khususnya di kelompok bahan makanan cenderung turun.

"Tingkat inflasi nasional di bulan Juni 2018 tercatat sebesar 0,59%. Nilai ini lebih rendah dari tingkat inflasi nasional bulan Juni 2017 yang sebesar 0,69%," jelasnya.

Sinergi dengan Pelaku Usaha
Kemendag menggandeng erat asosiasi dan pelaku usaha untuk memastikan pasokan bapok lancar dan harganya terjaga dengan baik. Saat pasokan ayam berkurang yang mengakibatkan kenaikan harga ayam bulan lalu, Kemendag bersinergi dengan integrator untuk menggelontorkan pasokan daging ayam sehingga harga dapat ditekan.

Selain itu, selama dua tahun terakhir, Kemendag telah bersinergi dengan perusahaan, asosiasi, dan pondok-pondok pesantren di seluruh Indonesia untuk menggelar pasar murah. Pasar murah tersebut menjual paket sembako murah yang dijual di bawah harga pasar. Tujuannya agar membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Mendag Enggar mengatakan pasar murah tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat. Hasil penjualan pasar murah selalu disumbangkan ke pondok pesantren yang menjadi tempat penyelenggaran. Dengan begitu, para pengusaha turut berkontribusi membantu pondok-pondok pesantren.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simak, Ini Daftar Harga...
Simak, Ini Daftar Harga Sembako H-12 Lebaran dari Kemendag
Belanja Bahan Pokok...
Belanja Bahan Pokok Sambut Lebaran, Mendag Minta Tidak Panic Buying
Kemendag Potong Rantai...
Kemendag Potong Rantai Distibusi, Harga Bapok Diyakini Terkendali
Masuki Ramadhan, Mendag...
Masuki Ramadhan, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Sudah Stabil
Usai Disorot Jokowi,...
Usai Disorot Jokowi, Segini Harga Minyak Goreng di Pasaran
Pakai Jurus Simontok,...
Pakai Jurus Simontok, Kementan Jinakkan Harga Sembako
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
24 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
35 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
1 jam yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
2 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved