Perang Dagang Lawan China, AS Komitmen Jalin Kerja Sama dengan RI

Senin, 09 Juli 2018 - 21:05 WIB
Perang Dagang Lawan...
Perang Dagang Lawan China, AS Komitmen Jalin Kerja Sama dengan RI
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menegaskan bakal tetap menjalin kerja sama perdagangan dengan Indonesia, ketika Negeri Paman Sam -julukan AS- belum lama ini menerapkan tarif barang impor dari China dan beberapa mitra dagang utama mereka. Kebijakan AS itu lantas direspons pembalasan dari China, Uni Eropa hingga Rusia yang dikhawatirkan dapat memicu perang dagang global.

"AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia dan mendorong perdagangan yang bebas, adil, dan saling menguntungkan. Tujuan kami adalah untuk meningkatkan perdagangan secara menyeluruh demi mewujudkan potensi penuh kemitraan strategis kita," ujar Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan. Jr lewat akun Twitter resmi Dubes AS di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Sebelumnya Donnovan juga menekankan pentingnya kerjasama yang bersahabat antara Indonesia dan Amerika Serikat khususnya di bidang investasi dan pendidikan. Ia juga menegaskan kesuksesan pertumbuhan Indonesia dipandang sangat penting guna meningkatkan hubungan kemitraan Indonesia-Amerika di tahun-tahun mendatang. “Kami akan pastikan, tahun-tahun ke depan kita akan lebih meningkatkan lagi kemitraan kita dengan Indonesia," ujarnya.

Donovan menyampaikan bahwa kemitraan Amerika dan Indonesia adalah penting di jantung Asia Pasifik. Sementara itu Menko Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan kesamaan visi antara Amerika Serikat dan Indonesia khususnya di bidang maritim. Kedua negara terang Luhut menggalang kerjasama bilateral untuk menangkal perang terhadap illegal fishing, masalah ekologi lingkungan serta sama-sama menjunjung tinggi hukum dan konvensi laut internasional.

“Perang terhadap illegal fishing itu sangat penting, agar masyarakat bisa menikmati lebih hasil lautnya. Indonesia dan Amerika Serikat juga menjunjung tinggi freedom of navigation dan dalam waktu dekat ini kami juga akan meningkatkan kerjasama di bidang coast guard, masalah sampah laut dan juga di bidang teknologi," terang Menko Luhut.

Menurut Luhut kerja sama dengan Amerika akan berlangsung berkelanjutan tidak hanya di bidang investasi tapi juga di bidang-bidang strategis lainnya. “Saya kira kita tidak akan berhenti bekerjasama dengan sahabat kita Amerika Serikat,” tukasnya lagi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Turki Stop Perdagangan...
Turki Stop Perdagangan dengan Israel, Importir Zionis Kelimpungan
Ratifikasi Perjanjian...
Ratifikasi Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Kanada Tuntas Tahun Ini
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
25 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
32 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
48 menit yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
57 menit yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
1 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved