MARK Siap Lakukan Ekspansi Bisnis ke Industri Sanitasi

Senin, 16 Juli 2018 - 15:52 WIB
MARK Siap Lakukan Ekspansi...
MARK Siap Lakukan Ekspansi Bisnis ke Industri Sanitasi
A A A
JAKARTA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten produsen cetakan sarung tangan yang berlokasi di Sumatera Utara, siap melakukan ekspansi bisnis ke industri sanitasi (sanitary). Kini perseroan telah menyelesaikan proses pembelian lahan seluas 10 hektare (ha) yang berlokasi di Tanjung Morawa, Sumatera Utara.

Presiden Direktur MARK Ridwan Goh mengatakan pembelian lahan ini akan digunakan untuk pengembangan usaha saat ini sebagai produsen utama cetakan sarung tangan kelas dunia. "Kami akan mengembangkan bisnis produk sanitasi yang saat ini permintaannya sangat menjanjikan," kata Ridwan, Senin (16/7/2018).

Dia menjelaskan, dari hasil kajian internal, sektor properti sebagai segmen utama produk sanitasi masih mengalami tekanan. Namun demikian kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat, dengan bukti produksi perseroan yang selalu meningkat dari waktu ke waktu. "Prediksi awal tersebut kian diperkuat dengan belum adanya pabrik produk sanitasi di kawasan Sumatera. Ini tentu akan menjadi peluang pasar yang besar," ujarnya

Menurut Ridwan, bisnis baru yang akan dijalankan perseroan akan mendukung bisnis inti yang dimiliki saat ini. Cetakan sarung tangan yang diproduksi perseroan telah terbukti diterima pasar karena kualitasnya. "Produk sanitasi pada dasarnya berbahan baku sama dengan cetakan sarung tangan, sehingga dengan kemampuan yang dimiliki kami yakin pengembangan produk kami akan diterima pasar," ungkapnya.

Perseroan sendiri mencatat pencapaian kinerja yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2018. Tercatat peningkatan penjualan sebesar 54,9% menjadi Rp78,472 miliar dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp50,639 miliar. Dengan pengelolaan biaya yang optimal, pencapaian laba bersih untuk periode tersebut mencapai Rp18,044 miliar, atau tumbuh sebesar 210,3% dibandingkan triwulan pertama tahun 2017 sebesar Rp5,815 miliar.

"Kami yakin dengan peningkatan kinerja yang berkesinambungan. Target kami pada tahun 2020 setelah pabrik sanitary beroperasi diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan secara signifikan," kata Ridwan.

Perseroan tidak ketinggalan juga aktif memberikan bantuan dana pendidikan kepada siswa dan siswi yang kurang mampu yang berdomisili di Tanjung Morawa dan sekitarnya. MARK berperan aktif memberikan kontribusi kepada masyarakat. Bantuan dana pendidikan sebesar Rp53,4 juta ini diserahkan langsung oleh Presiden Direktur MARK, Ridwan kepada siswa-siswi yang didampingi oleh orang tuanya.

"Perseroan melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya. Pemberian bantuan dana pendidikan ini merupakan tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bentuk kepedulian dari segenap manajemen MARK untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengupayakan kemajuan bangsa dengan cara meningkatkan pendidikan dan menyukseskan program wajib belajar 9 tahun," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diterpa Ketidakpastian...
Diterpa Ketidakpastian Global, MARK Optimistis Capai Target Kinerja 2025
Penjualan Pencetakan...
Penjualan Pencetakan Sarung Tangan Naik 9,94% di Masa Pandemi Covid-19
Produksi Sarung Tangan...
Produksi Sarung Tangan Naik, Laba Bersih Mark Dynamics Tumbuh 7,45%
Emiten Cetakan Sarung...
Emiten Cetakan Sarung Tangan MARK Cetak Margin Laba Tembus 31,49 %
Permintaan Sarung Tangan...
Permintaan Sarung Tangan Melonjak, Mark Dynamics Bidik Penjualan Rp1 Triliun
Penjualan Sarung Tangan...
Penjualan Sarung Tangan Meroket Gegara Pandemi, MARK Panen Duit Miliaran
Berita Terkini
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
15 menit yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
47 menit yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
2 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
11 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
12 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
15 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved