Walll Street Mendaki Usai Pernyataan Gubernur The Fed

Rabu, 18 Juli 2018 - 08:18 WIB
Walll Street Mendaki...
Walll Street Mendaki Usai Pernyataan Gubernur The Fed
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan Selasa, kemarin waktu setempat berakhir mendaki dengan Dow Jones Industrial Average memposting sesi kenaikan keempat secara beruntun. Dorongan terhadap bursa saham Amerika Serikat (AS) datang setelah Gubernur Federal Reserve alias The Fed yakni Jerome Powell menyatakan pandangan optimistis terhadap ekonomi AS.

Ditambah pendapatan yang solid diyakini mendukung potensi dalam periode pelaporan. Pernyataan tertulis Powell mengisyaratkan bahwa era pertumbuhan ekonomi yang stabil dapat terus berlanjut, tetapi Ketua Fed ditantang dalam sidang kongres oleh para senator yang khawatir tentang kebijakan perdagangan pemerintah Trump.

"(Powell) menyarankan bahwa mereka mengawasi perkembangan perdagangan dan semua orang melihat itu sebagai sinyal bahwa mereka dapat memoderasi kenaikan tarif jika melihat beberapa tanda bahaya," kata Peter Jankovskis, wakil kepala investasi di OakBrook Investments LLC di Lisle, Illinois.

Kurva imbal hasil obligasi AS mencapai rata-rata dalam lebih dari satu dekade karena pandangan ekonomi Powell yang optimis mendukung kenaikan suku bunga lebih banyak, dengan hasil dua tahun naik ke posisi tertinggi dalam hampir satu dekade. Karena musim laba kuartal kedua bergeser ke minggu ini, perkiraan analis telah tumbuh lebih cerah.

Optimisme penghasilan didorong oleh laporan dari Federal Reserve yang menunjukkan peningkatan produksi industri AS yang dipimpin oleh rebound dalam manufaktur. Analis memperkirakan pertumbuhan pendapatan S & P 500 kuartal kedua sebesar 21,2% atau naik dari 20,7% pada 1 Juli.

Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 55,53 poin atau 0,22%, untuk berakhir pada level 25.119,89, diikuti lompatan S & P 500 mencapai sebesar 11,12 poin yang setara 0,40% menjadi 2.809,55. Selanjutnya raihan positif juga diperlihatkan komposit Nasdaq dengan tambahan 49,40 poin atau 0,63% ke posisi 7.855,12.

Peningkatan Nasdaq ditopang oleh Facebook Inc (FB.O), Google-parent Alphabet Inc (GOOGL.O) dan Amazon.com Inc (AMZN.O), yang semuanya mencapai rekor tertinggi. Dari 11 sektor utama S & P 500, terlihat tujuh berakhir di wilayah positif, dengan material. SPLRCM dan teknologi meraih keuntungan terkuat.

Saham Johnson & Johnson (JNJ.N) memimpin kenaikan 0,5% untuk mengkerek sektor kesehatan lebih tinggi 3,5% setelah mengalahkan perkiraan laba dan pendapatan analis sebelumnya. Sedangkan saham Goldman Sachs Group Inc (GS.N) turun tipis 0,2% meski bank investasi melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan.

UnitedHealth Group Inc (UNH.N) menjadi beban bagi Dow, saat sahamnya turun 2,6% karena perusahaan asuransi kesehatan AS terbesar melaporkan biaya medis kuartalan yang lebih tinggi dari perkiraan. Netflix Inc (NFLX.O) meraih kembali tren positif lewat kenaikan 5,2% setelah jatuh lebih dari 14% ketika perusahaan layanan streaming melaporkan penurunan pelanggan pada kuartal kedua.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
19 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
48 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved