Kinerja Apartemen Membaik, Kertabakti Raharja Kebut Proyek Madison Avenue

Sabtu, 28 Juli 2018 - 08:01 WIB
Kinerja Apartemen Membaik,...
Kinerja Apartemen Membaik, Kertabakti Raharja Kebut Proyek Madison Avenue
A A A
SURABAYA - PT Kertabakti Raharja mempercepat penyelesaian proyek tower A apartemen Madison Avenue yang berada di Jalan Jemur Andayani. Pengembang tersebut sudah minta kontraktor agar menambah peralatan sekaligus waktu pengerjaan proyek nonstop.

Sesuai rencana, bangunan vertikal ini akan berdiri sebanyak lima tower. Saat ini, progres pengerjaan konstruksi tower A yang sudah dikerjakan PT Pulau Intan sudah berjalan. Diantaranya pekerjaan tahap awal untuk enam lantai. Stock precast untuk persediaan pembangunan sudah didatangkan ke lokasi proyek.

"Alat sudah kami tambah untuk mempercepat pembangunan. Ini dilakukan agar pembangunan cepat selesai dan serah terima dilakukan sesuai jadwal. Pekerjaan finishing akan dilakukan dengan sistem overlaping agar selesai lebih cepat," kata Direktur Utama PT Kertabakti Raharja, Sony Wibisono, Jumat (27/7/2018).

Dia mengungkapkan, sesuai jadwal, serah terima apartemen ini dilakukan pada akhir 2019. Tak hanya itu, Sony memastikan legalitas pembangunan apartemen sudah selesai. Karena itu, pihaknya menyampaikan pada customer yang sudah membayar tidak perlu khawatir karena pembangunan sudah berjalan.

"IMB (izin mendirikan bangunan) apartemen sudah ada dan tidak ada masalah. Saat ini pembangunan sudah kami kebut untuk mengejar target penyelesaian," katanya.

Sementara, data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim) menunjukkan, kinerja sektor properti sampai triwulan II 2018 masih cukup baik. Ini ditandai dengan kucuran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) naik dari 11,60% triwulan I 2018 menjadi 12,22% di triwulan II 2018.

Peningkatan KPR ini didorong peningkatan KPR tipe diatas 70 m² yang tumbuh 12,11%. "Selain KPR, KPA (kredit pemilikan apartemen) di Jatim juga masih tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2017," kata Deputi Kepala KPBI Jatim, Harmanta.

Sedangkan tingkat resiko kredit macet (non performing loan/NPL) KPR dan KPA masih terjaga di tingkat level 2,18% untuk KPR dan 1,08% KPA. "Dengan perlambatan kenaikan harga properti yang diikuti penurunan suku bunga KPR dan KPA, diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi dan penyaluran kredit sektor Rumah Tangga (RT)," tandas Harmanta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minat Investasi Apartemen?...
Minat Investasi Apartemen? Simak Peluang Bisnisnya di Saat Pandemi
Distrik 1 Rampung, Meikarta...
Distrik 1 Rampung, Meikarta Mulai Topping Off di Area Distrik 2
Industri Properti Bangkit...
Industri Properti Bangkit di Semester Kedua
Industri Properti Bangkit...
Industri Properti Bangkit Dorong Industri Bahan Bangunan Bertumbuh
Katanya, Jangan Ngaku...
Katanya, Jangan Ngaku Sultan Kalau Belum Beli Apartemen Ini
Praktik Properti Berkelanjutan...
Praktik Properti Berkelanjutan di Indonesia, Apartemen Ini Kantongi Sertifikasi EDGE Zero Carbon
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
3 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
3 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
3 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
4 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
5 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
5 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved