Pemerintah Diminta Maksimalkan Penerapan Online Single Subsmision

Selasa, 31 Juli 2018 - 00:30 WIB
Pemerintah Diminta Maksimalkan...
Pemerintah Diminta Maksimalkan Penerapan Online Single Subsmision
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap penerapan sistem Online Single Subsmision sebagai pelengkap sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang berjalan saat ini bisa berjalan maksimal.

Ketua Apindo Bidang Hubungan Internasional dan Investasi, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, sejak OSS dicanangkan masih terdapat sejumlah kementerian yang belum terintegrasi.

"Jadi masih ada sejumlah Kementerian yang belum terintegrasi melalui sistem baru ini. Jangankan di daerah, yang di pusat saja terdapat kekurangan mengenai hal-hal teknis perizinan," ujarnya saat sosialisasi OSS di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Sebagai wadah dunia usaha, Apindo sendiri membantu pemerintah melatih sejumlah staf perusahaan yang tergabung di Apindo maupun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

"Tidak hanya itu, training ini sekaligus mengevaluasi dan memberikan masukan-masukan kepada pemerintah mana yang bisa berjalan maksimal dan mana yang tidak," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Staf Khusus Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edy Putra Irawady mengatakan, OSS memberikan harapan kemudahan berusaha yang terkait di dalam paket kebijakan ekonomi pemerintah (1-15).

"Kita memiliki berbagai kebijakan yang sifatnya memudahkan untuk berusaha. Pada intinya ini merupakan perecepatan eksekusi investasi," ujarnya.

Dia menambahkan dengan penerapan sistem OSS bisa lebih cepat melakukan pengecekan uang terkait eligibility Tax holiday. “Selanjutnya, nanti diperiksa lagi melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal dengan kewenangan Menteri Keuangan,” pungkasnya. Kelebihan sistem OSS terletak pada kemudahan akses yang bisa dilakukan masyarakat secara online.

Apindo sendiri mendukung secara optimal dan memberikan masukan-masukan yang kontruktif agar membawa dampak positif bagi dunia usaha di Indonesia.

"Perbaikan sistem perizinan ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia memperkuat kinerja investasi maupun ekspor terutama dalam situasi global yang penuh ketidakpastian," pungkas Shinta Kamdani.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem OSS Babat Habis...
Sistem OSS Babat Habis Pungli Perizinan Investasi
PTSP Gowa Sosialisasi...
PTSP Gowa Sosialisasi Sistem OSS untuk Mudahkan Investasi
Bisa Online, Begini...
Bisa Online, Begini Cara Memperpanjang SIUP dan TDP
2 Tahun Sejak Diluncurkan...
2 Tahun Sejak Diluncurkan Jokowi, OSS Berbasis Risiko Terbitkan 5 Juta Lebih NIB
Benarkah Urus Izin Usaha...
Benarkah Urus Izin Usaha Lewat OSS Cuma 5 Menit? Intip Faktanya
Lamandau Kalteng Luncurkan...
Lamandau Kalteng Luncurkan Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Resiko
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved