Keputusan The Fed Kuatkan Dolar AS, Rupiah Terpukul ke Rp14.458

Kamis, 02 Agustus 2018 - 10:58 WIB
Keputusan The Fed Kuatkan...
Keputusan The Fed Kuatkan Dolar AS, Rupiah Terpukul ke Rp14.458
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali melanjutkan pelemahan di pasar spot pada Kamis (2/8/2018). Rupiah di indeks Bloomberg dibuka tertekan 0,07% atau 9 poin ke level Rp14.449 per USD.

Laju rupiah semakin terpukul pada pukul 10.40 WIB, dengan terdepresiasi 18 poin atau 0,12% ke level Rp14.458 per USD, dibandingkan penutupan Rabu kemarin di level Rp14.440 per USD.

Hal senada juga terpantau di data Yahoo Finance pada Kamis ini, dimana mata uang NKRI terjerembab 22 poin atau 0,15% menjadi Rp14.452 per USD, berbanding Rp14.430 per USD pada penutupan sehari lalu.

Kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menetapkan rupiah pada hari ini berada di Rp14.446 per USD, lebih rendah 4 poin dari Rabu kemarin yang berada di Rp14.442 per USD.

Dolar AS tetap berada di level terkuat terhadap mata uang uatam pada Kamis ini, setelah bank sentral AS, Federal Reserve memberika penilaian optimis terhadap ekonomi Negeri Paman Sam dan tetap pada jalur untuk menaikkan suku bunga secara bertahap.

Melansir Reuters, Kamis (2/8), hasil rapat The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya (Fed Funds Rate/FFR) di level 1,75%-2%. Otoritas moneter AS melihat peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut sebanyak dua kali hingga akhir tahun ini. Adapun investor memperkirakan langkah penaikan suku bunga terjadi pada pertemuan bulan September dan Desember.

Hasil ini membuat indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lebih tinggi menjadi 94.660, jauh dari level terendah 3-1/2-minggu di 94,084 yang dicapai pekan lalu.

"The Fed menyampaikan komentar yang agak hawkish dalam pernyataan yang menekankan kekuatan ekonomi AS sehingga secara keseluruhan dolar sedikit lebih kuat," kata Osamu Takashima, kepala strategi G10 FX di Citigroup Global Markets Jepang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved