Wall Street Menanjak Naik Terimbas Optimistis Laporan Pendapatan

Sabtu, 04 Agustus 2018 - 09:22 WIB
Wall Street Menanjak...
Wall Street Menanjak Naik Terimbas Optimistis Laporan Pendapatan
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS) alias Wall Street menguat pada perdagangan akhir pekan kemarin waktu setempat seiring optimistis laporan pendapatan membantu investor untuk meredam kecemasan peningkatan tensi konflik perdagangan antara AS dan China. Ditambah pertumbuhan sektor tenaga kerja Negeri Paman -julukan AS- pada bulan Juli lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Dilansir Reuters, pekan ini indeks S & P 500 dan Nasdaq tercatat mengalami penguatan masing-masing naik 0,8% dan 1,0% sedangkan Dow Jones cenderung bergerak mendatar. Indeks S & P 500 mencatat kenaikan mingguan kelima berturut-turut, yang merupakan kenaikan terlama sepanjang tahun ini. Musim pelaporan kuartal kedua mendekati akhir dengan 406 perusahaan di S & P 500 telah melaporkan kinerja mereka.

Berdasarkan pantauan didapatkan 78,6% meraih pendapatan di atas perkiraan Street, menurut data Thomson Reuters. China meluncurkan salvo terbaru dalam perdagangan yang sedang berlangsung, mengungkapkan tarif baru terhadap 5.207 produk yang diimpor dari Amerika Serikat, termasuk gas alam cair (LNG) dan beberapa pesawat.

Awal pekan ini, pejabat China menjanjikan retribusi setelah pemerintahan Trump mengusulkan menaikkan tarif hingga 25% pada produk senilai USD200 miliar yang diimpor dari China. Sementara data dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan tenaga kerja AS bertambah 157.000 pada Juli, atau lebih sedikit daripada yang diperkirakan ekonom sebelumnya di level 190.000.

Di sisi lain tingkat pengangguran turun tipis menjadi 3,9%. Data lain menunjukkan defisit perdagangan AS melonjak 7,3% pada Juni menjadi USD46,3 miliar, angka ini menjadi peningkatan terbesar sejak November 2016. Kesenjangan perdagangan yang sensitif secara politik dengan China melebar 0,9% menjadi USD33,5 miliar.

Saham Apple Inc (AAPL.O) naik sedikit lebih tinggi usai menjadi perusahaan AS pertama yang diperdagangkan secara publik senilai USD1 triliun. Sektor consumer S & P naik 1,2%. Lonjakan tersebut dipimpin oleh saham Kraft Heinz (KHC.O) melompat 8,6% setelah perusahaan makanan kemasan itu melampaui perkiraan laba dan pendapatan secara kuartalan.

Dow Jones Industrial Average meningkat 136,42 poin atau setara 0,54% menjadi 25.462,58 sedangkan indeks S & P 500 bertambah 13,13 poin atau 0,46% ke level 2.840,35. Selanjutnya Nasdaq lebih tinggi 9,33 poin atau 0,12% di posisi 7.812,02.

Dari 11 sektor utama S & P 500, energi menjadi satu-satunya yang mengalami tekanan secara persentase. Harga minyak terbebani oleh kekhawatiran tentang perdagangan dan permintaan minyak mentah, sementara hedge fund dan manajer uang lainnya memangkas taruhan bullish mereka minggu ini.

Saham Dish Network Corp (DISH.O) melonjak 14,5% menyusul laporan laba kuartalan yang lebih baik dari prediksi. Volume perdagangan pada Jumat, kemarin di bursa AS mencapai sebesar 5,96 miliar saham dibandingkan dengan rata-rata 6,29 miliar saham selama 20 sesi perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
11 menit yang lalu
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
18 menit yang lalu
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
19 menit yang lalu
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
28 menit yang lalu
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
43 menit yang lalu
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
1 jam yang lalu
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved