Kementerian PUPR Pastikan Kelanjutan Proyek Strategis Nasional

Minggu, 12 Agustus 2018 - 14:01 WIB
Kementerian PUPR Pastikan...
Kementerian PUPR Pastikan Kelanjutan Proyek Strategis Nasional
A A A
JAKARTA - Peningkatan kualitas anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2019 dilakukan dengan memprioritaskan pada belanja modal dan belanja barang berkarakter belanja modal.

Terkait dengan itu, Kementerian PUPR pada tahun 2019 akan fokus pada penyelesaian proyek infrastruktur, sehingga tidak ada yang terhenti di tengah jalan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kebijakan program infrastruktur PUPR tahun 2019 diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan pemerataan hasil pembangunan sebagai upaya mengurangi kesenjangan antarwilayah.

"Tahun 2019 kami fokus pada penyelesaian proyek infrastruktur, sehingga tidak ada yang mangkrak di tengah jalan, termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Seluruhnya terus dilanjutkan. Belum selesai dengan mangkrak berbeda maknanya," ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Berdasarkan Perpres No. 56 Tahun 2018 yang yang merupakan perubahan kedua Perpres No. 3 Tahun 2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di mana sebanyak 150 PSN ada di Kementerian PUPR. PSN terdiri dari 54 bendungan, tujuh irigasi, satu tanggul laut, 69 jalan tol, empat jalan nasional, tiga PLBN (tahap II), sembilan proyek air minum dan sanitasi, serta tiga perumahan. Ditargetkan pada 2018 akan selesai 27 proyek PSN dan pada 2019 akan diselesaikan sebanyak 47 PSN.

Belanja modal dan belanja barang berkarakter belanja modal Kementerian PUPR pada tahun ini memiliki persentase sekitar 81%. Untuk tahun 2019 dengan pagu anggaran Rp 110,73 triliun, komposisinya terdiri dari belanja modal 67,3%, belanja barang berkarakter belanja modal 16,2%, belanja barang biasa 14,2% dan belanja pegawai 2,3%.

"Belanja barang yang bersifat belanja modal, seperti pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat yang hasilnya nanti akan diserahkan kepada masyarakat seperti program Padat Karya Tunai untuk pembangunan irigasi kecil, jalan produksi, sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas), Pamsimas dan rumah swadaya," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PUPR Dukung...
Kementerian PUPR Dukung Penghijauan Infrastruktur
Kementerian PUPR Kembali...
Kementerian PUPR Kembali Buka Lelang Proyek Infrastruktur Dasar IKN
Kementerian PUPR Sebut...
Kementerian PUPR Sebut Capaian 10 Tahun Infrastruktur Tingkatkan Kualitas Hidup
Pengamat: Perlu Audit...
Pengamat: Perlu Audit Infrastruktur Agar Bisa Dipertanggungjawabkan
Hijaukan Area Infrastruktur,...
Hijaukan Area Infrastruktur, Kementerian PUPR Tanam 176.241 Pohon
Kementerian PUPR Bangun...
Kementerian PUPR Bangun Irigasi Rumpin Bogor Rp11,9 Miliar
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
31 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
51 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
1 jam yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved