Ekspor Tumbuh 12%, Industri Minuman Alkohol Rambah Pasar AS

Senin, 13 Agustus 2018 - 17:28 WIB
Ekspor Tumbuh 12%, Industri...
Ekspor Tumbuh 12%, Industri Minuman Alkohol Rambah Pasar AS
A A A
JAKARTA - Industri minuman beralkohol (minol) berupaya memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Selain mampu menyumbang cukai yang cukup besar, industri minol turut mendongkrak nilai ekspor melalui perluasan ke pasar nontradisional atau negara tujuan baru.

“Dengan adanya penerimaan devisa dari ekspor ini tentu dapat mengurangi defisit neraca perdagangan kita,” kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Achmad Sigit Dwiwahjono pada acara Peresmian Ekspor Perdana Bir Bintang ke Amerika Serikat oleh PT Multi Bintang Indonesia Tbk di Tangerang, Senin (13/8/2018).

Berdasarkan catatan Kemenperin, industri minol turut berperan dalam penerimaan negaradari nilai cukai sebesar Rp5,27 triliun pada tahun 2017, naik sekitar 2,63% dibanding penerimaan cukai tahun 2016 yang mencapai Rp5,14 triliun. Selanjutnya, dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan nilai ekspor bir tercatat hingga 12% per tahun.

Selama ini, tujuan ekspor bir hanya terbatas ke negara tradisional seperti Malaysia, Thailand, Kamboja, Singapura, Timor Timur, dan negara lainnya dengan nilai USD7,6 juta pada tahun 2017. Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Multi Bintang Indonesia Tbk yang bisa menembus pasar ekspor ke AS.

“Dengan keberhasilan ekspor perdana Bir Bintang oleh PT Multi BintangIndonesia Tbk ke AS, tentu menjadi suatu breakthrough atau terobosan baru mengingat ketatnyapersaingan produk untuk dapat masuk pasar di sana,” ungkap Sigit.

Menurutnya, produsen minol di dalam negeri mampu memproduksi produk-produkj enis premium yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri sehingga juga dapat menjadi substitusi produk impor. Bahkan, seiring meningkatnya jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara, ikut mempengaruhi peningkatan produktivitas industri minol di dalam negeri.

Namun demikian, Kemenperin tetap berperan dalam upaya pengendalian dan pengawasan terhadap produksi dan mutu dari industriminolagar produknyaaman dikonsumsi. “Pembinaan yang dilakukan untuk industri ini adalah pengendalian dan pengawasan, mulai dari aspek perizinan, produksi, mutuhingga peredarannya,” sebut Sigit.

Hal tersebut sejalan dengan penerapan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, serta Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 63 Tahun 2014 dan perubahannya Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Industri dan Mutu Minuman Beralkohol.

Di samping itu, adanya penerapan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 1993 tentang Daftar Bidang Usaha yang tertutup Bagi Penanaman Modal. “Artinya, sudah tidak dibuka investasi baru di bidang usaha industri minol ini,” imbuhnya.

Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk Michael Chin menyampaikan, pihaknya sedang agresif dalam mengeksplorasi pasar baru untuk ekspor seperti ke Amerika Serikat. “Kami sebelumnya ekspor ke Korea Selatan pada Mei 2018.Ini berarti Bir Bintang akan tersedia di empat benua di dunia,yakni Asia, Eropa, Australia, dan yang terbaru adalah Amerika Serikat,” ujarnya.

Menurut Michael, ekspor Bir Bintang ke AS cukup menarik karena permintaannya yang tinggi dari kalangan peselancar Negeri Paman Sam itu setelah mereka melakukan perjalanan wisata ke Indonesia. “Selain populer di kalangan peselancar AS, ditambah juga dengan menjamurnya restoran Asia Tenggara di sana, di mana cukup banyak konsumen yang mencari produk bir kita,” tuturnya.

Hal tersebut merupakan kesempatan baik bagi PT Multi Bintang Indonesia Tbk untuk membawa cita rasa Indonesia ke pasar AS. “Sebagai merek bir ikonik di Indonesia, Bir Bintang akan terus mempromosikan cita rasa Indonesia di AS,” ucapnya. Saat ini, rencana Bir Bintang dijual dalam kemasan kaleng sesuai dengan tren terbaru di AS.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diageo Indonesia Ekspor...
Diageo Indonesia Ekspor Perdana ke Thailand
Peluang Ekspor Industri...
Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka
Kemenperin: Ekspor Industri...
Kemenperin: Ekspor Industri Logam Dasar dan Makanan Jadi Andalan
Meski Pandemi, Ekspor...
Meski Pandemi, Ekspor Otomotif pada Maret Meningkat 18,40%
RUU Larangan Miras Digodok,...
RUU Larangan Miras Digodok, Begini Kata Bea Cukai
Produk Air Minum dalam...
Produk Air Minum dalam Kemasan Dipastikan Kemenperin Sesuai SNI
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
3 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
3 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
3 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
4 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
4 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
4 jam yang lalu
Infografis
AS Unjuk Kekuatan dengan...
AS Unjuk Kekuatan dengan 12 Pesawat Pengebom Siluman Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved