Genjot Investasi, BKPM Sarankan Ada Penambahan Insentif di Sektor Hulu

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:01 WIB
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Sarankan Ada Penambahan Insentif di Sektor Hulu
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempunyai cara agar pemerintah bisa meningkatkan ekspor di Indonesia. Salah satunya pemerintah memperketat laju impor bahan baku dan barang modal untuk menekan defisit transaksi berjalan yang diperkirakan akan membengkak pada tahun ini.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong mengatakan, melebarnya defisit transaksi berjalan akan sangat berdampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Apalagi, kinerja neraca perdagangan saat ini yang juga belum menunjukkan tren positif.

"Pertama yang sudah saya sampaikan tadi yaitu insentif fiskal yang harus istimewa, bukan monoton atau biasa-biasa saja. Jadi harus istimewa dan bersifat terobosan seperti tax holiday 50 tahun, kan gebrakan yang cukup istimewa," ujar Thomas di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (14/5/2018).

Dia menyebutkan 75% dari total impor Indonesia adalah dalam bentuk bahan baku. Sehingga menurutnya adanya investasi di hulu industri bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan baku.

"Pengendalian laju impor termasuk barang modal merupakan bagian dari langkah strategis. Memang dengan transaksi berjalan yang kembali defisit dan neraca perdagangan, memaksa kita kencangkan ikat pinggang," jelasnya.

Dia pun mengatakan, investasi di hulu industri layak diberikan insentif istimewa. Apalagi menurut Thomas, dalam kondisi saat ini, pemerintah harus mengambil tindakan realistis yang dapat meningkatkan ekonomi jangka panjang.

"Sudah ada tugas mengkaji super tax holiday yang sejauh ini dalam PP, maksimal 20 tahun. Bu Menkeu sudah bilang Presiden minta mengkaji investasi tertentu diberikan (insetif tax holiday) sampai 50 tahun. Saya menghargai Presiden atas kebijakan istimewa seperti ini ke industri yang bisa mengurangi ketergantungan impor," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahlil: Investasi Kembali...
Bahlil: Investasi Kembali Berjalan di Era New Normal
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Berita Terkini
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
30 menit yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
1 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
2 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved