Jadikan Program Pensiun untuk Merekrut dan Menjaga Pegawai Terbaik

Kamis, 16 Agustus 2018 - 18:58 WIB
Jadikan Program Pensiun...
Jadikan Program Pensiun untuk Merekrut dan Menjaga Pegawai Terbaik
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah mewajibkan semua perusahaan untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program pensiun. Regulasi tersebut bertujuan untuk menjamin kesejahteraan karyawannya ketika memasuki masa pensiun.

Perusahaan sebaiknya tidak menjadikan hal ini sebagai beban. Tetapi menjadikan program pensiun sebagai salah satu daya tarik guna mendapatkan dan mempertahankan karyawan terbaik. Untuk itu, perusahaan harus mampu menyelenggarakan program pensiun yang tidak sekadar mengikuti peraturan, tapi juga perlu berinovasi dalam penyelenggaraannya program pensiun.

Hal itu terungkap dalam seminar “Program Pensiun sebagai Daya Tarik Perusahaan” yang menghadirkan pembicara Direktur Pengupahan dan Jaminan Sosial Kementerian Tenaga Kerja Wahyu Widodo, Direktur Perencanaan Strategis PT Badan Pengelola Jaminan Sosial/BPJS Ketenagakerjaan Sumarjono, Presiden Direktur Dana Pensiun Astra Suheri, dan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina Adrian Rusmana.

Dalam seminar Suheri mengemukakan, implikasi dari keberadaan Dana Pensiun adalah, pertama, adanya perhatian kepada karyawannya untuk kelangsungan hidup mereka setelah berhenti bekerja dari perusahaan. Kedua, ada kesinambungan penghasilan setelah pensiun, sehingga menimbulkan rasa aman di masa depan, menciptakan iklim yang kondusif dalam hubungan yang harmonis antara karyawan dan perusahaan.

“Ketiga, karyawan bergairah, bersemangat untuk bekerja dan setia kepada perusahaan, sehingga turnover karyawan bisa dikurangi. Keempat, karyawan bekerja pada perusahaan yang punya reputasi, mendapatkan citra yang sangat positif dari masyarakat,” kata Suheri di seminar yang diadakan Majalah Swa ini.

Dalam pengelolaan dananya, Dana Pensiun Astra menempatkannya di saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), surat berharga negara, obligasi dan/sukuk yang tercatat di BEI, deposito berjangka pada bank dan deposito on call pada bank. Menurut Suheri, selama 20 tahun terakhir, Dana Pensiun Astra dapat memberikan return dengan CAGR (Compound Annual Growth Rate) 15,06%.

Sedangkan Adrian Rusmana menyampaikan isu-isu strategi yang berkaitan dengan pension. Isu itu meliputi, antara lain kesejahteraan pensiun rendah (manfaat pensiun tidak cukup untuk menjaga kenaikan biaya hidup, nilai pensiun yang statis, tingkat kecukupan dana menjadi beban pendiri di saat nilai investasi menurun atau kewajiban dana pensiun meningkat, jumlah pensiun yang besar, usia pensiun semakin panjang dan kesenjangan manfaat pensiun antara pegawai lama atau baru.

Isu strategis lainnya, Adrian menambahkan, perbedaan sistem upah dan kemampuan pendanaan antara pendiri dan mitra pendiri, regulasi yang semakin memberatkan, SDM profesional yang sangat terbatas, serta BPJS Tenaga Kerja menjadi beban bagi pendiri dan mitra pendiri.

Ke depan, lanjut dia, untuk mengoptimalkan program pensiun agar bisa menjadi daya tarik perusahaan (employer branding), maka perlu ada inovasi dan kreativitas dari perusahaan demi memperbaiki tingkat kesejahteraan dan pemberdayaan para pensiunan. Kemudian mengetahui comparative advantage dalam mengelola aset investasi, mengutamakan SDM berusia muda, profesional dan bertalenta, penggunaan teknologi informasi dengan dukungan SDM yang andal, serta membangun dana pensiun dengan iuran pasti.

“Memperbaiki kesejahteraan dan pemberdayaan pensiun tidak hanya melalui peningkatan pembayaran. Manfaat pensiun, tapi bisa dicapai dengan banyak hal. Sehingga pada masa purnabakti, para pensiun dapat hidup bahagia dan terhormat,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Survei Sun Life Indonesia:...
Survei Sun Life Indonesia: Kesenjangan Pensiun di Indonesia, Antara Pilihan dan Kewajiban
AXA Mandiri Kelola Lebih...
AXA Mandiri Kelola Lebih Rp15 Triliun Dana Pensiun di Semester I-2025
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
7 Dapen BUMN Bermasalah...
7 Dapen BUMN Bermasalah Kena Audit, Erick Thohir Sebut Dua Sudah Selesai
Rencana Laporkan Dapen...
Rencana Laporkan Dapen BUMN ke Kejagung Molor, Stafsus Erick Thohir: Lagi Dihitung
Siap-siap! 2 Dapen BUMN...
Siap-siap! 2 Dapen BUMN Bakal Dilaporkan Erick Thohir ke Kejagung Bulan Ini
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
38 menit yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
1 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
11 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
12 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved