Airlangga Pastikan Impor Bahan Baku Tidak Dipersulit

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 01:00 WIB
Airlangga Pastikan Impor...
Airlangga Pastikan Impor Bahan Baku Tidak Dipersulit
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengurangi impor. Hal itu demi mengurangi defisit transaksi berjalan yang telah mencapai 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2018.

Pemerintah pun berencana mengeluarkan aturan pembatasan impor. Meski begitu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah masih memfinalisasi peraturan pembatasan impor.

Sampai sekarang, kata dia, pengetatan impor lebih akan dilakukan terhadap barang konsumsi. Dengan begitu tidak termasuk bahan baku dan barang modal.

"Masih akan di-review lagi. Kalau bahan baku tidak dipersulit. Kalau barang modal juga tidak," ujar Airlangga kepada wartawan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (16/8/2018).

Perlu diketahui, pemerintah tengah merumuskan kebijakan pembatasan impor terhadap 500 jenis barang. Menyusul membengkaknya defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II tahun ini menjadi USD8 miliar atau 3% dari PDB.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, kebijakan pembatasan impor juga diterapkan untuk mendorong pertumbuhan penjualan produk dalam negeri. "Kita dorong produsen dalam negeri melakukan subtitusi impor. Jadi subtitusi impor itu harus ada barang yang di dalam negeri, kita dorong ke luar negeri dan kalau masih dibutuhkan industri baru itu," tuturnya.

Dirinya menambahkan, subtitusi impor, contohnya produk berbahan baku plastik yang sudah ada pabriknya. "Kalau untuk bahan kimia, kita lihat dulu pasar farmasi dan masih kita bahas," kata Airlangga.

Dirinya pun masih enggan menyebutkan lebih rinci terkait 500 barang yang impornya akan dibatasi itu. "Nanti akan kita bahas dulu," tegasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Impor Bahan Baku Industri...
Impor Bahan Baku Industri Bakal 'Dipaksa' Turun Mencapai 35%
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Produk Impor Akan Dibatasi...
Produk Impor Akan Dibatasi Menperin Demi Selamatkan Industri Lokal
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
32 menit yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
2 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
2 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
4 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
13 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
14 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved