Sulteng Dukung Penuh Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian

Kamis, 23 Agustus 2018 - 15:51 WIB
Sulteng Dukung Penuh...
Sulteng Dukung Penuh Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian
A A A
PALU - Sulawesi Tengah (Sulteng) merupakan salah satu daerah sentra produksi pertanian, termasuk hortikultura di Indonesia. Karenanya, provinsi ini sangat mengapresiasi kelompok tani yang telah menghasilkan produk pertanian bermutu, aman konsumsi dan ramah lingkungan.

"Sulawesi Tengah mendukung penuh peningkatan daya saing produk pertanian khusus hortikultura, seiring makin terbukanya pasar global dan kesadaran masyarakat akan produk yang bermutu, aman konsumsi dan ramah lingkungan," ungkap Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulteng Bunga Elim Somba di acara Penganugerahan Daya Saing Produk Pertanian Sulteng di Palu, Kamis (23/8/2018).

Bunga Elim Somba menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng akan terus mendukung penerapan sistem jaminan mutu dalam menghasilkan produk pertanian. "Ini dimaksudkan agar konsumen mendapatkan produk yang bermutu dan aman konsumsi," ucapnya.

Sementara itu Direktur Perlindungan Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Sriwijayanti Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemprov Sulteng yang sudah mendukung pengembangan produk pertanian yang bermutu dan berdaya saing. Ia pun memberikan penghargaan kepada kelompok tani yang sudah menerapkan sistem jaminan mutu dalam penyediaan produk pertanian khususnya hortikultura.

"Dengan dukungan pemda yang kuat, diharapkan ke depannnya akan semakin banyak petani yang mau dan mampu menerapkan sistem jaminan mutu dalam menyediakan produk pangan yang aman konsumsi, aman untuk produsen dan menjaga keamanan lingkungan," ujar Sri.

Dia menyebutkan dalam upayan menggenjot peningkatan produksi komoditas yang memiliki daya saing yang tinggi, pada Tahun Anggaran 2018, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan mengembangkan 250 desa organik dari dana APBN. "Lima desa organik di antaranya dialokasikan di Provinsi Sulteng," sebut Sri.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah Trie Iriany Lamakampali mengatakan terdapat tujuh kabupaten di Provinsi Sulteng yang mengembangkan pertanian organik yaitu Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Tojo Unauna, Banggai, Poso dan Kota Palu. "Di daerah ini sudah terdapat 37 Kelompok Tani yang bersertifikat organik atau prima 3," katanya.

Pada rangkaian acara ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara kelompok tani yang akan menyuplai produk organik dengan rumah sakit, hotel dan restoran yang akan menyerap produk tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Pertanian di...
Ekspor Pertanian di Masa Pandemi Meningkat 16,9%
Di Masa Pandemi, Pertanian...
Di Masa Pandemi, Pertanian Menjadi Penyangga Perekonomian Nasional
Petani dan Penyuluh...
Petani dan Penyuluh Kostratani Jember Diajari Cara Mengendalikan Hama
Tujuan China dan Filipina,...
Tujuan China dan Filipina, Ekspor Produk Turunan Jagung-Gandum Dilepas Mentan
Genjot Ekspor Komoditas...
Genjot Ekspor Komoditas Tanaman Pangan, Kementan Perkuat Kemitraan Eksportir
Wow! Ekspor Tanaman...
Wow! Ekspor Tanaman Hias RI Senilai Rp2,3 Triliun Menyasar 6 Negara
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
3 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
4 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
4 jam yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
5 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
5 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
5 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved