Defisit Transaksi Berjalan Membuat Rupiah Gonjang-ganjing

Selasa, 04 September 2018 - 10:57 WIB
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Membuat Rupiah Gonjang-ganjing
A A A
JAKARTA - Bak kapal terombang-ambing oleh badai ketidakpastian ekonomi global, kurs rupiah pada Selasa (4/9/2018) pun gonjang-ganjing di pasar spot. Dibuka melemah 7 poin ke level Rp14.822 per USD, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berbalik rebound 35 poin atau 0,24% ke level USD14.780 per USD pada pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, pada perdagangan Senin kemarin, rupiah di indeks Bloomberg ditutup anjlok ke level Rp14.815 per USD, merupakan level terburuk sejak 20 tahun alias 1998.

Adapun kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang diterbitkan Bank Indonesia, rupiah pada Selasa pagi ini berada di Rp14.840 per USD, melemah 73 poin atau 0,49% dari level Rp14.767 per USD pada Senin kemarin.

Senada, mata uang NKRI di data Yahoo Finance terpantau melemah 10 poin atau 0,07% ke level Rp14.818 per USD, dibandingkan penutupan Senin kemarin di angka Rp14.808 per USD.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, melemahnya rupiah sepanjang tahun ini disebabkan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang melebar dari Produk Domestik Bruto. Bank Indonesia mencatat, CAD kuartal II 2018 sebesar USD8 miliar atau 3,0% dari PDB.

Karena itu, Edwin menilai untuk mengatasi masalah CAD ini adalah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL). Namun, hal tersebut sulit dilakukan pemerintah karena memasuki tahun politik. Kebijakan tersebut sangat tidak populis. Cara lain, pemerintah harus terus menggenjot ekspor dan meningkatkan industri manufaktur di Indonesia.

"Rupiah memasuki level terendah selama 20 tahun. Seperti yang sudah-sudah, menjelang ke level Rp15.000 per USD yang sudah di depan mata, pemerintah mulai sibuk panggil menteri kiri dan kanan untuk meeting, larang sini dan sana," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dolar AS Masih Tangguh,...
Dolar AS Masih Tangguh, Mata Uang Garuda Diprediksi Rapuh
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Bergerak Terbatas
Rupiah Hari Ini Diprediksi...
Rupiah Hari Ini Diprediksi Menguat ke Rp14.500-an
Dipicu Sejumlah Sentimen...
Dipicu Sejumlah Sentimen Positif, Rupiah Diramal Perkasa
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat di Angka Rp14.324, Simak Ramalan Besok
Akhir Tahun, Rupiah...
Akhir Tahun, Rupiah Hari Ini Menguat Tipis di Level Rp14.270
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
30 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
54 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved