Darmin: Jangan Samakan Pelemahan Rupiah dengan Krisis 1998

Selasa, 04 September 2018 - 16:06 WIB
Darmin: Jangan Samakan...
Darmin: Jangan Samakan Pelemahan Rupiah dengan Krisis 1998
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak terima kondisi rupiah yang terpuruk saat ini dibandingkan dengan kondisi saat krisis moneter 1998.

Beberapa media massa, terutama media internasional pada Senin kemarin menyamakan nilai tukar rupiah yang menembus Rp14.800 per dolar Amerika Serikat (USD) sama dengan kejadian 20 tahun silam.

"Saya heran itu, ada artikel di salah satu pers internasional yang membandingkan kurs rupiah tembus angka terendah sejak 1998. Persoalan tahun 1998, itu enam kali lipat," ujar Darmin di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Dia menuturkan meski saat ini rupiah mencapai angka Rp14.800-an per USD. Namun, kondisi yang terjadi saat krisis moneter 20 tahun lalu tidak sama dengan yang terjadi sekarang.

"20 tahun lalu berangkatnya dari Rp2.800 ke Rp14.000-an. Sekarang dari Rp13.000-an ke Rp14.000-an. Tahun 2014, dari Rp12.000-an ke Rp14.000-an," kata Darmin.

Sementara saat ini, lanjutnya, rupiah bergerak dari Rp13.000-an ke Rp14.000-an. Sehingga perlu diingat pula pembandingnya.

"Jangan kemudian apa kebijakan pemerintah masih efektif? Nah itu kan bencana banget pandangannya. Kebijakan kita masih efektif. Fundamental ekonomi kita masih oke. Kelemahan kita hanya transaksi berjalan yang defisit," tegasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Rupiah Rp17.600 per...
Rupiah Rp17.600 per Dolar AS, Airlangga Beberkan Alasan Tak Sama dengan Memori Kelam Krisis 1998
Pelemahan Rupiah Dinilai...
Pelemahan Rupiah Dinilai Bukan Pertanda Krisis, Tapi Restrukturisasi Ekonomi
Kurs Rupiah Berpotensi...
Kurs Rupiah Berpotensi Menanjak Saat Pemulihan Ekonomi AS Diragukan
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
beberapa waktu yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved