Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Selasa, 25 Maret 2025 - 11:43 WIB
loading...
Rupiah turun 0,5 persen ke Rp16.641 terhadap USD pada tanggal 25 Maret, ke level terendah sejak krisis moneter 1998. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada hari ini turun 0,5 persen menjadi Rp16.641 terhadap dolar AS ( USD ), merosot ke level terlemahnya sejak krisis moneter pada Juni 1998. Pelemahan mata uang Garuda itu disebutkarena meningkatnyakekhawatiran atas lintasan fiskal Indonesia, yang memberi tekanan pada bank sentral untuk meningkatkan upaya mempertahankan mata uang tersebut.
Mengutip Strait Times, rupiah telah merosot lebih dari 3 persen pada tahun ini dan menjadikannya salah satu mata uang yang berkinerja terburuk di pasar berkembang. Rupiah juga telah merosot terhadap mata uang Singapura, turun sekitar 6 persen sejauh ini pada tahun 2025. Rupiah diperdagangkan pada Rp12.415,58 per dolar Singapura pada pukul 11.46 pagi pada tanggal 25 Maret, turun 0,2 persen semalam.
Baca Juga: OECD Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Rupiah Melemah di Atas Rp16.500
Indonesia yang menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar di kawasan ini dengan cepat kehilangan daya tariknya di mata investor global karena kekhawatiran yang tumbuh atas langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto untuk mengikis pagar pembatas ekonomi yang telah lama ada di negara ini, dan memperluas peran militer dalam masyarakat sipil.
Langkah-langkah kebijakan populisnya sejak menjabat pada bulan Oktober, termasuk program makan siang gratis sekitar USD30 miliar per tahun, mendorong defisit anggaran mendekati batas hukumnya sebesar 3 persen dari produk domestik bruto.
Mengutip Strait Times, rupiah telah merosot lebih dari 3 persen pada tahun ini dan menjadikannya salah satu mata uang yang berkinerja terburuk di pasar berkembang. Rupiah juga telah merosot terhadap mata uang Singapura, turun sekitar 6 persen sejauh ini pada tahun 2025. Rupiah diperdagangkan pada Rp12.415,58 per dolar Singapura pada pukul 11.46 pagi pada tanggal 25 Maret, turun 0,2 persen semalam.
Baca Juga: OECD Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Rupiah Melemah di Atas Rp16.500
Indonesia yang menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar di kawasan ini dengan cepat kehilangan daya tariknya di mata investor global karena kekhawatiran yang tumbuh atas langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto untuk mengikis pagar pembatas ekonomi yang telah lama ada di negara ini, dan memperluas peran militer dalam masyarakat sipil.
Langkah-langkah kebijakan populisnya sejak menjabat pada bulan Oktober, termasuk program makan siang gratis sekitar USD30 miliar per tahun, mendorong defisit anggaran mendekati batas hukumnya sebesar 3 persen dari produk domestik bruto.
Lihat Juga :