Dolar AS Tertekan Pound, Rupiah Pulih 45 Poin ke Rp14.893

Kamis, 06 September 2018 - 17:56 WIB
Dolar AS Tertekan Pound,...
Dolar AS Tertekan Pound, Rupiah Pulih 45 Poin ke Rp14.893
A A A
JAKARTA - Setelah meriang di akhir Agustus hingga awal September, rupiah membaik pada penutupan perdagangan di pasar spot, Kamis (6/9/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terapresiasi 45 poin atau 0,30% ke Rp14.893 per USD.

Pada perdagangan pagi tadi, rupiah di indeks Bloomberg dibuka naik tajam 63 poin atau 0,42% ke level Rp14.875 per USD. Kemarin ditutup jatuh ke Rp14.938 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.875-Rp14.905 per USD.

Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Kamis petang ini, ditutup menguat 42 poin atau 0,28% menjadi Rp14.888 per USD, berbanding Rabu lalu di Rp14.930 per USD. Hari ini, mata uang NKRI diperdagangkan di Rp14.847-Rp14.930 per USD.

Rupiah mencatat kenaikan terbesar di Asia sepanjang perdagangan hari ini seiring rencana Bank Indonesia (BI) yang akan kembali menaikkan suku binga acuan. Gubernur BI Perry Warjiyo pada Rabu kemarin, menyatakan BI akan mengambil langkah-langkah pre-emptive demi mengatasi pelemahan rupiah.

Rupiah mendapat angin juga disebabkan faktor eksternal, yakni menguatnya poundsterling Inggris setelah Jerman menerima perjanjian hubungan masa depan Inggris dengan Uni Eropa untuk mendapatkan kesepakatan Brexit.

Melansir dari Reuters, Kamis (6/9), hasil di atas membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama diredam ke level 95,110 pada pukul 08:00 GMT. Poundsterling Inggris naik 0,1% menjadi USD1,293 per GBP.

"Dolar AS tertekan oleh pound karena kabar terbaru dari Brexit. Dan itu mendorong kenaikan kembali mata uang Eropa lainnya seperti euro dan franc Swiss saat ini. Tapi berapa lama itu akan bertahan, masih harus dilihat," kata Takuya Kanda, manajer umum di Gaitame.com Research.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
31 menit yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
1 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
1 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
2 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
2 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved