Pintu Masuk Lahirnya Industri Penjaminan Lewat UU Penjaminan

Jum'at, 07 September 2018 - 02:12 WIB
Pintu Masuk Lahirnya...
Pintu Masuk Lahirnya Industri Penjaminan Lewat UU Penjaminan
A A A
JAKARTA - Lahirnya Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penjaminan diharapkan Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dapat mendorong jumlah bisnis penjaminan terus berkembang semakin besar. Sehingga bisa memacu berdirinya perusahaan penjaminan ulang.

Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara dalam Seminar Sosialisasi Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) dan Undang-undang Penjaminan dengan tema "Peluang dan Tantangan Industri Penjaminan serta Penguatan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Dalam Perlindungan Konsumen". "Dengan UU Penjaminan ini, membuka sangat lebar lahirnya industri penjaminan. Karena porsinya masih sangat kecil," ujarnya di Sari Pan Pasific Hotel Jakarta, Kamis (6/9).

Legislator Golkar ini menjelaskan, salah satu pelaku usaha yang memainkan peranan cukup penting dalam menggerakkan perekonomian nasional adalah pelaku usaha pada sektor Usaha Mikro Kecil, dan Menengah serta Koperasi (UMKMK). Namun mayoritas UMKMK masih terkendala pada permodalan karena minimnya ketersediaan lembaga penjaminan, akses lembaga pembiayaan, dan kemampuan mengakses lembaga pembiayaan.

Dengan demikian, kata Misbakhun, keberadaan lembaga penjaminan sangat penting mengingat perannya bagi UMKMK untuk mengakses sumber pembiayaan atau modal. "Kredit Usaha Rakyat bilangnya tidak pake penjaminan, tapi tetap saja. Keterbatasan mengkses sumber daya ini menjadi sebuah keberpihakan kepada UMKMK," lanjutnya.

Sehingga, legislator yang juga pengusul RUU Penjaminan ini berharap agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berbagai pihak terkait agar lebih gencar melakukan sosialisasi. Sebab dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, baru 18 provinsi yang baru mendirikan perusahaan penjaminan.

"Industri ini masih sangat baru secara UU. Ini butuh sosialisasi yang gencar. Dari 34 provinsi tidak semua punya Jamkrida. Ini tugasnya Pak Tirta (Anggota Dewan Komisioner Otortitas Jasa Keuangan Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen). Ini menjadi sebuah proyek besar kita ke depan. Seberapa besar porsi penjaminan dalam Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit-kredit lain," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Uji Materiil UU Perasuransian,...
Uji Materiil UU Perasuransian, Asuransi Penjaminan Tak Cukup dengan Aturan OJK
Jamkrindo Catat Penjaminan...
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp126,4 Triliun untuk 3,2 Juta UMKM dan Koperasi
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Ada Penjaminan Kredit,...
Ada Penjaminan Kredit, Bunga Bank Harusnya Bisa Ditekan
LPS Tahan Suku Bunga...
LPS Tahan Suku Bunga Penjaminan Tetap 4,25% hingga September 2024
Jamkrindo Hadirkan Semangat...
Jamkrindo Hadirkan Semangat Kebangsaan di Geopark Ciletuh
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
33 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
57 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved