Sinar Mas Agribusiness and Food Resmikan Sinar Mas Oleochemical

Rabu, 12 September 2018 - 06:13 WIB
Sinar Mas Agribusiness...
Sinar Mas Agribusiness and Food Resmikan Sinar Mas Oleochemical
A A A
JAKARTA - Sinar Mas Agribusiness and Food secara resmi memperkenalkan Sinar Mas Oleochemical. Dalam membangun bisnis oleokimia, perusahaan ini telah menetapkan langkah-langkah untuk mentransformasi perusahaan dari sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit Indonesia menjadi pemain bisnis agro global yang terpadu dengan keberadaan kantor di delapan negara di Eropa, Amerika dan Asia.

"Industri oleokimia telah memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan diversifikasi bisnis kami. Tidak hanya sebagai bagian dari cerita dan sejarah kami, tetapi juga sebagai bagian dari rencana kami untuk masa depan," kata Director of Corporate Strategy and Business Development Sinar Mas Agribusiness and Food, Jesslyne Widjaja di Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Oleokimia yang berbahan baku sawit merupakan komponen penting untuk produk perawatan pribadi, makanan dan minuman, produk rumah tangga, minyak dan gas dan banyak lagi produk lainnya. Dewasa ini, konsumen semakin sadar dengan pentingnya pengelolaan lingkungan dan teredukasi dengan baik tentang kesehatan dan keamanan. Semakin banyak konsumen yang mencari bahan yang lebih aman, terbarukan, dan alami dalam produk yang mereka gunakan, terutama yang mereka aplikasikan pada kulit dan rambut mereka.

Oleokimia yang berbahan baku tanaman, mudah terurai secara biologis, sebuah kualitas yang penting karena dunia terus bergulat dengan limbah dalam jumlah besar yang dihasilkan oleh populasi global yang terus tumbuh yang pada akhirnya mencemari air atau tanah.

Selama 25 tahun beroperasi, pabrik Sinar Mas Oleochemical telah memperoleh segudang sertifikasi, mulai dari ISO 9000 hingga yang sedang diproses saat ini ISO 55000 untuk manajemen energi dan konservasi. Hal ini menjadi salah satu pendorong perusahaan raksasa global dan pelaku bisnis utama di wilayah regional melakukan kemitraan.

"Industri oleokimia kami bertujuan untuk menyediakan solusi satu pintu bagi mereka yang membutuhkan oleokimia untuk mendukung pengembangan produk mereka sendiri. Saat ini, lebih dari 80% produk kami diekspor ke luar negeri," kata CEO Sinar Mas Oleochemical Madeline Tan.

Sinar Mas Oleochemical memproduksi Fractionated and Distilled Fatty Acids dan Glycerine, juga Soap Noodles, yang berasal dari perkebunan besar yang dioperasikan oleh Sinar Mas Agribusiness and Food. Sebagian besar produk Sinar Mas Oleochemical diekspor ke luar negeri, termasuk Jepang, Korea, Taiwan, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah dan lain-lain. Sisanya diserap oleh pasar lokal.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinarmas Pension Plan...
Sinarmas Pension Plan Beri Manfaat Pertanggungan hingga Rp6 Miliar
Buka Rekening Sinarmas...
Buka Rekening Sinarmas Anti Ribet di MotionTrade, Bonus Saldo Rp25.000
Yayasan Muslim Sinarmas...
Yayasan Muslim Sinarmas Serahkan Wakaf 1.000 Al-Qur'an ke PBNU
Sinarmas MSIG Life Komitmen...
Sinarmas MSIG Life Komitmen Terus Meningkatkan Praktik Asuransi yang Baik
Bantu Warga Terdampak...
Bantu Warga Terdampak Pandemi, Sinarmas Land Berbagi Sembako di Bintaro
Sinarmas Land Berbagi...
Sinarmas Land Berbagi Bahan Pangan ke Mahasiswa Perantau Terdampak Covid-19
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
53 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
2 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
2 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved