Dow dan S&P 500 Raup Untung Karena Kabar Pembicaraan Dagang AS-China

Kamis, 13 September 2018 - 07:35 WIB
Dow dan S&P 500 Raup...
Dow dan S&P 500 Raup Untung Karena Kabar Pembicaraan Dagang AS-China
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street meraup keuntungan pada perdagangan Rabu waktu setempat, karena kemungkinan pembicaraan baru soal perdagangan antara AS dengan China.

Mengutip CNBC, Kamis (13/9/2018), indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 27,86 poin menjadi 25.998,93 karena kenaikan saham Boeing dan Caterpillar masing-masing 2,4% dan 1,6%.

Sementara itu, indeks S&P 500 naik tipis 0,04% ditutup menjadi 2.888,92, dipimpin oleh kenaikan saham telekomunikasi lebih dari 1%. Nasdaq melemah 0,23% menjadi 7.954,23 karena kerugian saham-saham teknologi.

Kenaikan Dow Jones dan S&P 500 usai merespons kabar dari seorang sumber kepada CNBC, bahwa AS dan China sedang dalam proses pembicaraan perdagangan yang baru.

Kepala Strategi Pasar di Prudential Financial, Quincy Krosby, mengatakan berita tersebut menjadi positif bagi pasar. "Tapi kita masih perlu melihat tindak lanjut dari kabar tersebut agar pasar bisa keluar dari risiko".

Sebelumnya, ketegangan perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia telah meningkat. Rabu kemarin, China meminta Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menjatuhkan sanksi kepada AS atas perang dagang global yang terus berlanjut.

China merasa kesal dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump pada Jumat pekan lalu, bahwa ia kembali "bersiap" memukul China dengan tarif tambahan atas produk impor China senilai USD267 miliar. Sebelumnya, Trump telah mengancam untuk menerapkan tarif tambahan atas barang-barang China senilai USD200 miliar.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Kekhwatiran...
Di Tengah Kekhwatiran Pandemi dan Perang Dagang, Wall Street Cetak Rekor
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
1 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
2 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
2 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
3 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
3 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved