Defisit Neraca Perdagangan Bikin Rupiah Kembali Melemah

Senin, 17 September 2018 - 21:20 WIB
Defisit Neraca Perdagangan...
Defisit Neraca Perdagangan Bikin Rupiah Kembali Melemah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada Senin ini. Mata uang NKRI ditutup pada level Rp14.859 per dolar Amerika Serikat. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengungkapkan, pelemahan itu terjadi lantaran ekspektasi pasar terhadap defisit neraca perdagangan Indonesia di Agustus 2018. Defisit neraca perdagangan periode Agustus 2018 sebesar USD1,02 miliar.

"Harapan pasar mungkin lebih dari itu dan kita tentu lihat seperti tadi, butuh waktu karena tidak bisa langsung impor dipotong. Kita lihat prosesnya ada perkembangan, bagaimana defisit dari neraca perdagangan lebih kecil," ujar Dody di Jakarta, Senin (27/9/2018)

Meski rupiah melemah, Dody optimis kedepannya akan terjadi penguatan. Hal itu dipicu oleh perkiraan perbaikan defisit transaki berjalan pada kuartal III-2018.

"Yang penting kita lihat sekarang sisi tekanan ke rupiah dari neraca perdagangan seharusnya membaik. Karena kita membandingkan dengan bulan lalu, kecuali estimasi pasar lebih rendah defisitnya," ucapnya.

Lanjut Dody, pemerintah saat ini juga terus melakukan upaya dalam mendorong peningkatan ekspor dan mengurangi impor. Harapannya, defisit neraca perdagangan bisa lebih baik dan peningkatan ekspor terjadi.

"Kita masih punya upaya agar ekspor lebih tumbuh, khusuanya ekpsor manufaktur. Harusnya dengan dorongan rupiah yang sudah terdepresiasi bisa jadi faktor untuk lebih kompetitif dari sisi ekspor," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Rupiah Berpotensi Menguat
Bagaimana BI Memandang...
Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus Bantu Ketahanan Ekonomi dan Rupiah
BI: Neraca Dagang Surplus...
BI: Neraca Dagang Surplus Bikin Ketahanan Ekonomi Positif
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, BI : Perkuat Ketahanan Eksternal
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus USD3,94 Miliar, Begini Respons BI
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved