Ini Cara BI Agar Neraca Perdagangan Kembali Surplus

Senin, 17 September 2018 - 22:49 WIB
Ini Cara BI Agar Neraca...
Ini Cara BI Agar Neraca Perdagangan Kembali Surplus
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit pada Agustus 2018 sebesar USD1,02 miliar. Memang angka tersebut lebih baik dibanding bulan Juli 2018 yang sebesar USD2,03 miliar. Namun neraca perdagangan yang defisit berdampak pada nilai tukar rupiah, karena itu Bank Indonesia berikhtiar agar neraca perdagangan Indonesia menajdi surplus.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengungkapkan, kondisi neraca perdagangan harus disikapi dengan tetap menjaga aliran dana asing masuk ke dalam negeri (capital inflow). Tujuannya agar pasokan dolar Amerika Serikat tetap tersedia untuk membiayai defisit tersebut.

"Yang penting berikutnya adalah bagaimana menjaga capital inflow atau modal masuk masuk, karena bagaimanapun juga defisit itu perlu pembiayaan. Dan itu tentunya akan tertutup nantinya kalau aliran modal masuk," ujar Dody di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Agar dana asing bisa tetap masuk, lanjutnya, bank sentral akan menjaga suku bunga acuan untuk tetap sesuai pada koridornya. Saat ini, BI sudah menaikkan suku bunga acuan hingga 5,5%.

"Itu lah fungsinya, salah satu tujuan kita menaikkan suku bunga. Menjaga suku bunga kita atraktif dari negara negara lain untuk menarik modal masuk," tuturnya.

Selanjutnya, BI akan kembali melakukan langkah hati-hati untuk menjaga kenaikan suku bunga. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian saat ini.

"Kita tidak segera seperti itu ya, kita punya banyak faktor data-data yang harus kita lihat, bagaimana perkembangan di domestiknya dan juga melihat perkembangan di luar negeri. Jadi kita menggunakan sejumlah data saat akan mengubah stance policy daripada suku bunga," jelas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana BI Memandang...
Bagaimana BI Memandang Surplus Neraca Perdagangan Beruntun
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, BI : Perkuat Ketahanan Eksternal
BI: Neraca Dagang Surplus...
BI: Neraca Dagang Surplus Bikin Ketahanan Ekonomi Positif
Neraca Perdagangan Surplus...
Neraca Perdagangan Surplus USD3,94 Miliar, Begini Respons BI
Cara BI Memandang Tren...
Cara BI Memandang Tren Surplus Neraca Perdagangan
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
24 menit yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
1 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
1 jam yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
2 jam yang lalu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
11 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved