500 Ribu Ton Beras Impor Ditahan Bulog, Ini Penjelasan Buwas

Rabu, 19 September 2018 - 12:14 WIB
500 Ribu Ton Beras Impor...
500 Ribu Ton Beras Impor Ditahan Bulog, Ini Penjelasan Buwas
A A A
JAKARTA - Sebanyak 500 ribu ton beras impor belum didistribusikan oleh Perusahaan Umum (Perum) Bulog. Direktur Utama (Dirut) Bulog Budi Waseso mengungkapkan, alasannnya beras impor belum bisa digelontarkan di pasaran, lantaran ingin mengutamakan beras lokal.

(Baca Juga: Jaga Stabilitas Bahan Pokok, Buwas Siap Gelar Operasi Pasar )

Dia menyebutkan banyaknya stok beras lokal membuat beras impor belum bisa digelontorkan saat ini. Pasalnya, Dirut yang biasa disapa Buwas ini menegaskan, bakal mengutamakan beras lokal yang terserap oleh pemerintah.

"Faktanya beras impor enggak begerak, kita belajar dari kondisi ini dimana beras nasional masih banyak. Beras hitungannya jangan dihitung karena Bulog itu cadangan pemerintah. Itulah gunanya Bulog untuk stabilisasi harga," ujar Buwas di Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Sambung dia mengatakan, bahwa pihaknya tidak ingin melakukan impor beras dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebab, produksi beras yang diperoleh petani lokal sangat banyak dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia

"Sebenarnya saya enggak mau impor karena beras lokal masih banyak sekali dalam memenuhib kebutuhan masyarakat Indonesia. Karena 260 juta manusia Indonesia setiap orang mengkonsusmi beras 130 kilo rata-rata," jelasnya.

(Baca Juga: Bulog Minta Perpanjangan Izin Impor Beras 440 Ribu Ton )

Hingga saat ini, cadangan beras Bulog berada pada posisi 2,37 juta ton. Cadangan tersebut diterangkan, telah digelontorkan sebanyak 346 ribu ton melalui operasi pasar di berbagai wilayah Indonesia secara berkala.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Pertumbuhan UMKM...
Dukung Pertumbuhan UMKM di Platorm Digital Ralali Gandeng Bulog
P3S Soroti Transparansi...
P3S Soroti Transparansi dan Akuntabilitas Perum Bulog
DPR Soroti Temuan Puluhan...
DPR Soroti Temuan Puluhan Ribu Ton Beras Impor Menguning di Gudang Bulog
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Bos Bulog Buka-bukaan...
Bos Bulog Buka-bukaan Soal Mahalnya Harga Beras dari China, Impor 1 Juta Ton Batal?
Bulog Kantongi Izin...
Bulog Kantongi Izin Impor 2 Juta Ton Beras di 2024, Buat Apa?
Berita Terkini
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
7 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
29 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
41 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved