Dalam Empat Tahun, Aset Jamkrindo Syariah Tumbuh 221%

Rabu, 19 September 2018 - 18:14 WIB
Dalam Empat Tahun, Aset...
Dalam Empat Tahun, Aset Jamkrindo Syariah Tumbuh 221%
A A A
JAKARTA - Dalam tempo empat tahun sejak berdiri, total aset PT Jamkrindo Syariah pada akhir Agutus 2018 tercatat sebesar Rp636,9 miliar. Jumlah aset tersebut naik 221% dibandingkan tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp288,5 miliar.

PT Jamkrindo Syariah juga mencatatkan kinerja yang cukup baik. Dari tahun ke tahun penjaminan yang dilakukan PT Jamkrindo Syariah terus meningkat dengan tingkat pertumbuhan tinggi, yakni sebesar 74,89% per tahun dari tahun 2015 sampai dengan 2017.

"Pada periode Januari hingga Agustus 2018, volume penjaminan telah mencapai Rp13,2 triliun. Pertumbuhan Imbal Jasa Kafalah (IJK) mengalami pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan volume penjaminan," kata Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabowo saat Tasyakuran Milad ke-4 Jamkrindo Syariah di gedung Jamkrindo Pusat, Jakarta, Rabu (19/8/2018).

Gatot mengatakan, pertumbuhan perolehan IJK cash basis Jamkrindo Syariah pada periode Januari-Agustus 2018 meningkat 109,27% dengan nilai sebesar Rp213,9 miliar, dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan peroleh IJK cash basis, selain dikarenakan oleh adanya pertumbuhan bisnis, juga diakibatkan adanya perubahan komposisi produk. Sebab pada tahun terakhir, komposisi penjaminan cash loan dengan jangka waktu yang relatif panjang sudah dibandingkan dengan penjaminan noncash loan yang relatif pendek, mendekati angka 50%," kata Gatot.

Menurut Gatot, komposisi tersebut cukup bagus karena akan membuat volatilitas pendapatan penjaminan secara accrual semakin baik.

"Dari sisi kemampuan memupuk keuntungan, return on equity Jamkrindo Syariah yang pada akhir tahun 2015 baru sebesar 2,66%, tapi pada akhir Agustus 2018 telah mencapai 10,21%," kata Gatot.

Apabila dilihat dari pangsa pasar penjaminan syariah dengan parameter berupa Total IJK Accrual dan IJK yang ditangguhkan, kata Gatot, market share Jamkrindo Syariah adalah sebesar 65,60%. "Angka tersebut menunjukkan Jamkrindo Syariah telah mampu menguasai pasar penjaminan syariah," ujar Gatot.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi dan Kolaborasi...
Sinergi dan Kolaborasi Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas di Masa Pandemi
PT Jamkrindo Syariah...
PT Jamkrindo Syariah Lakukan Penjaminan Pembiayaan Program PEN
Jamsyar Salurkan Infak...
Jamsyar Salurkan Infak Ramadhan ke Panti Asuhan
Meski Pandemi, Kinerja...
Meski Pandemi, Kinerja Jamkrindo Syariah Tetap Moncer
Melonjak 89,51% JamSyar...
Melonjak 89,51% JamSyar Bukukan Laba Rp35,4 M di Kuartal I/2021
JamSyar: Esensi Kurban...
JamSyar: Esensi Kurban untuk Berbagi kepada Sesama
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved