Dilewati Dua Ruas Tol Strategis, Narogong Berpotensi Jadi Koridor Emas Bekasi

Jum'at, 21 September 2018 - 05:15 WIB
Dilewati Dua Ruas Tol...
Dilewati Dua Ruas Tol Strategis, Narogong Berpotensi Jadi Koridor Emas Bekasi
A A A
JAKARTA - Wajah kota Bekasi akan semakin berubah. Selain rencana pengembangan kawasan Kalimalang yang akan dibangun seperti di Korea serta jaringan kereta api Jawa Barat yang akan diperluas seperti di Eropa, Bekasi juga bersiap menyambut tol JORR 2 ruas Cimanggis Cibitung, dan tol Japek (Jakarta-Cikampek) Selatan yang menghubungkan Jatiasih ke Purwakarta.

Kedua jalan tol tersebut akan beririsan dengan jalan arteri primer di Bekasi Selatan yakni Jalan Raya Narogong. Menjadikan kawasan Narogong sebagai lokasi yang berpotensi untuk berkembang dengan amat pesat.

Membentang 12 km dari Bekasi Utara ke arah Cibubur, jalan raya Narogong akan memiliki akses pintu tol ke JORR 2 di kawasan Cileungsi dan Japek Selatan di Bantar Gebang. Hal ini semakin mengukuhkan keyakinan bahwa suatu saat wilayah Bekasi Selatan, khususnya Narogong akan berkembang menjadi kawasan pusat bisnis dengan gedung-gedung bertingkat.

"Jika kita bayangkan, area premium di Narogong akan berada di antara dua jalan tol JORR 2 dan Japek Selatan layaknya Jalan Casablanca di Jakarta, yang menghubungkan antara Jalan Sudirman dengan Jalan Rasuna Said Kuningan. Dengan traffic dari dua jalur tol maka paling tidak dalam 5 sampai 10 tahun ke depan, Narogong akan menjelma menjadi kawasan bisnis terpadu yang baru di Kota Bekasi," ungkap Ardzuna Sinaga, Direktur Urban+, konsultan yang sedang mengerjakan perencanaan revitalisasi area Narogong, Kamis (20/9/2018).

Kalangan investor termasuk pengembang properti, menyambut positif pembangunan dua jalur tol yang mengapit Narogong. Salah satu perusahaan properti terkemuka adalah Gunasland, pengembang Vida Bekasi, sebuah kawasan terpadu seluas 140 hektare yang berlokasi di Narogong. Edward Kusma, Direktur Vida Bekasi menjelaskan proyeknya pun tengah bersiap menyambut hadirnya akses tol ke wilayah Narogong.

"Sambutan positif kami tunjukkan dengan menyiapkan area khusus seluas 15 hektare yang akan dibangun menjadi town center Vida Bekasi. Istimewanya, pusat keramaian ini akan dibangun terintegrasi dengan ruang publik di tepi danau buatan. Konsepnya ingin mewadahi beragam aktivitas publik sehingga akan dilengkapi lifestyle center, rumah sakit, kampus, pusat kesenian, perkantoran, hotel hingga apartemen," papar Edward Kusma.

Edward mengharapkan kawasan mixed-use Vida Bekasi di Narogong bisa menjadi seperti Mega Kuningan di Jalan Casablanca.

Pembangunan town center Vida Bekasi ini tentunya sejalan dengan konsep persebaran intensitas aktivitas dan pembangunan yang akan mendorong Bekasi menjadi kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Di tempat terpisah, Erwin Guwinda, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Tata Ruang Kota Bekasi mengungkapkan pandangan Narogong di masa depan. "Adalah Secara teori the trade follow the ship, dimana transportasi ada, perdagangan pasti tumbuh. Dalam konteks ini pertumbuhan ruang kota baru selain komersial dan juga hunian," ungkap Erwin saat ditanya tentang Narogong di masa depan.

Menurutnya, pembangunan CBD di Narogong harus memperhatikan aspek lingkungan. CBD di Narogong sebaiknya tidak dibangun secara masif, misalnya dengan ketinggian bangunan maksimal 20 lantai serta dengan luasan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

"Narogong diharapkan akan melengkapi kawasan bisnis yang lain, namun kali ini harus dengan penataan yang lebih baik untuk utilitas maupun drainase," ungkap Erwin menutup sesi pembicaraan.

Sesuai data yang dilansir dari situs resmi Jasa Marga, Tol JORR 2 ruas Cimanggis-Cibitung ditargetkan akan dioperasikan mulai akhir tahun 2019. Sedangkan Tol Japek saat ini sudah masuk dalam tahap penetapan lokasi, dan akan memulai konstruksi di daerah Sadang, Purwakarta pada tahun 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPO REI Dukung Target...
BPO REI Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8%
Meneropong Peran Sektor...
Meneropong Peran Sektor Properti terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan
Masuk Tahun Politik,...
Masuk Tahun Politik, Mustika Land Group Optimistis Pasar Properti Tetap Menjanjikan
Pandemi Melandai, Hunian...
Pandemi Melandai, Hunian Premium di Bekasi Laris Manis
Ekonomi Makin Membaik,...
Ekonomi Makin Membaik, Pengembang Hunian Premium Optimistis Penjualan Tumbuh
Industri Properti Bangkit...
Industri Properti Bangkit di Semester Kedua
Berita Terkini
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
16 menit yang lalu
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
48 menit yang lalu
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
9 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
10 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
11 jam yang lalu
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
11 jam yang lalu
Infografis
Berpotensi Jadi Pandemi...
Berpotensi Jadi Pandemi Baru, Nyamuk Wolbachia Harus Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved